Editor : Syaiful W Harahap
Kesepakan mediasi kericuhan antara kelompok massa dengan personel TNI dan Polri berlangsung damai di Desa Manee Tunong, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara, Jumat (26/12/2025) malam. (Foto: TAGAR/Dok/Fotografer Laung).
Dandim 0103 Aceh Utara Letkol Arh Jamal Dani Arifin Tegaskan Kericuhan Terjadi Karena Dipicu Provokasi
27 December 2025 | 7:10

TAGAR.id, Aceh Utara, Aceh - Petugas gabungan TNI dan Polri menggelar sweeping pencegahan bendera ‘Bulan Bintang’ di jalan lintas Banda-Aceh Medan, Desa Manee Tunong, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara, Aceh pada hari Kamis (25/12/2025) malam.

Dandim 0103/Aceh Utara, Letkol Arh Jamal Dani Arifin, menjelaskan, kericuhan terjadi karena ada gesekan setelah ada provokasi. Sejumlah orang mendorong keras petugas gabungan TNI dan Polri sambil meneriakkan perlawanan.

“Kericuhan ulah dari provokasi sejumlah orang yangmendorong petugas gabungan TNI dan Polri sambil meneriakkan lawan-lawan. Sehingga personel pun melakukan perlawan terhadap massa yang mau anarkis. Terjadilah saling baku hantam,” ujar Dandim.

Dandim Letkol Jamal menyebutkan, personel gabungan TNI dan Polri melakukan razia, petugas menghentikan laju kendaraan konvoi dari arah Pidie menuju Aceh Utara. Razia ini untuk pencegahan konvoi bendera “Bulan Bintang’ dan simbol separtis yang dilakukan oleh eks kombatan GAM dan simpatisan.

Personel gabungan TNI dan Polri melakukan sweeping pencegahan bendera Bulan Bintang di jalan lintas Banda-Aceh Medan, Desa Manee Tunong, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara, Aceh, Jumat (26/12/2025) malam. (Foto: TAGAR/Dok/Fotografer Laung).

Artikel Asli