TAGAR.id, Jakarta - Saat si kecil mulai aktif merangkak ke teras, diajak jalan pagi, atau ikut mom and dad ke taman, paparan sinar matahari jadi hal yang sulit dihindari. Nah, di sinilah banyak orang tua mulai bertanya: apakah perlu pakai sunscreen? Dan kalau iya, bagaimana memilih sunscreen bayi kulit sensitif yang benar-benar aman? Memilih sunscreen bayi aman memang tidak bisa asal ambil di rak. Kulit bayi berbeda dengan orang dewasa. Lebih tipis, lebih sensitif, dan skin barrier-nya masih berkembang. Jadi, yuk kita bahas dengan santai tapi jelas, supaya mom and dad tidak bingung lagi.
Sunscreen bayi adalah produk pelindung kulit yang diformulasikan khusus untuk melindungi kulit bayi dari paparan sinar matahari, terutama sinar UVA dan UVB. Kulit bayi yang sensitif cenderung lebih reaktif terhadap sinar matahari dibanding kulit orang dewasa, sehingga sunscreen yang digunakan juga harus lebih lembut baik dari segi kandungan maupun tekstur.
Tidak seperti sunscreen dewasa yang kadang bersifat “berat” di kulit, sunscreen bayi biasanya didesain lebih ringan, cepat menyerap, dan menggunakan bahan yang tidak mudah menyebabkan iritasi.
Sunscreen bayi menjadi bagian dari rutinitas perlindungan kulit bayi saat si kecil sudah aktif beraktivitas di luar rumah misalnya saat jalan pagi, bermain di taman, atau saat keluar rumah bersama keluarga.
Meskipun banyak orang tua masih mengaitkan sunscreen hanya untuk orang dewasa atau saat liburan ke pantai saja, paparan sinar UV tetap ada setiap hari bahkan saat cuaca mendung.