UNTUK INDONESIA
Cara Menetralisir Milenial Terpapar Radikalisme
Menhub Budi Karya Sumadi menggandeng Deddy Corbuzier untuk menyampaikan nilai-nilai Pancasila kepada kalangan milenial.
Sumber (Foto: Twitter.com)

Jakarta - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menggandeng artis dan pemandu acara Deddy Corbuzier untuk menyampaikan nilai-nilai Pancasila kepada kalangan milenial. Inilah sebagai bentuk kepedulian pemerintah Indonesia kepada milenial untuk semakin mencintai bangsa dan negara. 

Milenial sekarang ini sudah banyak terpapar radikalisme.

Dalam diskusi menjelang Seminar Kebangsaan di Jakarta pada Selasa, 6 Agustus 2019, Budi Karya menyebutkan milenial sekarang ini sudah banyak terpapar radikalisme, karena itu harus ada upaya untuk membuat mereka kembali memahami nilai-nilai Pancasila.

"Kita tahu bahwa ada suatu kondisi di mana ada pihak-pihak tertentu yang berusaha menjauhkan nilai-nilai Pancasila dengan cara pandang yang agresif, menyalahkan Pancasila," kata Budi di Jakarta, Selasa, 6 Agustus 2019 seperti dilansir dari Antara.

Dia memiliki keyakinan dengan menggandeng mantan suami Kalina, dapat memberi dampak kepada milenial untuk menghargai Pancasila.

"Milenial ini enggak bisa duduk diam, mendengar ceramah, harus tertawa, harus humor, saya yakin dengan mengajak Kang Deddy bisa melibatkan 'audience' dengan proses-proses yang inklusif," ucap dia.

Dia mengatakan bukan hanya milenial yang harus dirangkul untuk kembali menjalankan nilai-nilai Pancasila, melainkan juga para senior.

"Penyebarannya begitu intensif. Karena itu, saya pikir dengan melakukan kegiatan-kegiatan yang sifatnya publik, berhasil memberikan pandangan tentang kebenaran Pancasila, mampu menghadang pemikiran anti-Pancasila," ujarnya.

Sementara, Deddy Corbuzier mengungkapkan milenial adalah generasi yang harus bertanggung jawab untuk menjaga Pancasila.

"Saya menilai milenial ini adalah orang-orang yang banyak terpapar media sosial. Ini gila-gilaan paham-paham anti-Pancasila, namun banyak yang tidak sadar," kata Deddy Corbuzier.

Menurut dia, orang-orang yang lahir antara 1961 hingga 1980, yang disebut generasi X, juga membutuhkan informasi yang benar agar tidak terpengaruh radikalisme.

"Milenial juga lahirnya dari generasi X, ini memang ada gap yang beda," tuturnya.

Seminar Kebangsaan yang akan digelar di Senayan, Jakarta melibatkan artis seperti Krisdayanti dan Ita Purnamasari. 

:Baca juga:

Berita terkait
0
Samsung Patenkan Layar SAMOLED
Samsung telah mematenkan merek dagang SAMOLED untuk layar ponsel pintar.