Cara Mencegah Penyakit Jantung Khusus Wanita Usia Berapa Saja

Berikut ini cara mencegah penyakit jantung pada wanita usia 20-30an, usia 40-50an, dan usia 60an dan lebih tua.
Ilustrasi. (Foto: RetailMeNot Rx Saver)

Jakarta, (Tagar 21/10/2018) - Penelitian menyebutkan wanita lebih berisiko terkena serangan jantung dibanding pria. 

Risiko serangan jantung meningkat ketika Anda mencapai usia 50-an, walaupun demikian ada kemungkinan bahwa Anda bisa saja mendapat serangan jantung di usia 20-an juga. 

Semakin awal Anda mulai mengambil metode pencegahan, semakin tinggi kesempatan untuk menjaga jantung Anda sehat. Menurut American Heart Association, 80 persen penyakit jantung dapat dicegah. 

Baca juga: Kenali 13 Tanda Peringatan Serangan Jantung

Berikut ini cara mencegah penyakit jantung di usia berapa saja khusus untuk wanita seperti dilansir Boldsky.

Usia 20-an dan 30-an

Ketika Anda muda, Anda cenderung memiliki penumpukan kolesterol di arteri karena banyak estrogen dalam tubuh. Menurut American Heart Association, estrogen adalah hormon kuat yang membantu menjaga arteri Anda lentur dan menurunkan kolesterol darah. Tapi, faktor gaya hidup yang tidak sehat seperti merokok, kurang olahraga dan kegemukan bisa meningkatkan laju serangan jantung. Namun, lebih sering, orang mungkin tidak memperhatikan bahwa serangan jantung akan menyerang individu yang sehat tanpa peringatan. 

Inilah yang harus Anda lakukan untuk mencegah penyakit jantung: 

- Periksakan ke dokter Anda tentang faktor risiko termasuk tekanan darah , kadar gula darah dan kolesterol. 

- Miliki pola makan yang penuh dengan buah-buahan, sayuran, biji-bijian, protein tanpa lemak dan lemak tak jenuh yang sehat seperti minyak zaitun, alpukat. 

- Hindari merokok dan luangkan waktu untuk berolahraga. Anda dapat melakukan latihan sederhana yang sesuai dengan Anda. 

Usia 40-an dan 50-an 

Ketika Anda berada di usia 40-an, risiko serangan jantung umumnya tetap rendah sampai dan kecuali Anda telah memasuki fase menopause. Setelah menopause, ada peningkatan risiko penyakit jantung karena hilangnya estrogen, kolesterol jahat dan tekanan darah meningkat dan kolesterol baik mulai menurun yang akhirnya menentukan stadium untuk atherosclerosis. 

Inilah yang harus Anda lakukan untuk mencegah penyakit jantung: 

- Kaji risiko penyakit jantung Anda dengan memeriksa kolesterol Anda, dan tingkat tekanan darah Anda. 

- Ambil CT scan jantung Anda yang digunakan untuk mengukur endapan terkalsifikasi di arteri Anda. Jika ada skor kalsium tinggi, Anda berisiko tinggi untuk penyakit jantung. 

- Awasi diet Anda dengan memperhatikan asupan kalori Anda karena asupan kalori yang berlebihan mengarah ke obesitas perut yang merupakan faktor risiko utama untuk penyakit jantung. 

- National Health Service merekomendasikan setidaknya 30 menit olahraga ringan per hari. 

- Cobalah untuk tidak merokok dan hindari asap rokok, karena yang kedua menyebabkan penyakit jantung pada bukan perokok, menurut British Heart Foundation. 

Usia 60-an dan Lebih Tua 

Menurut American Heart Association, pada usia 60 hingga 79 tahun, sekitar 71 persen wanita memiliki penyakit jantung. Pada usia ini, tubuh cenderung menjadi lemah dan organ tubuh mengalami penurunan fungsi secara perlahan baik itu pria atau wanita. 

Inilah yang harus Anda lakukan untuk mencegah penyakit jantung: 

- Latihan kekuatan penting untuk menjaga tulang Anda kuat dan akan membuat tubuh Anda tetap berenergi. Jika tidak latihan kekuatan, cobalah melakukan berbagai jenis latihan peregangan yang Anda senang lakukan seperti yoga, lari, jalan cepat, zumba, dan berenang. 

- Lacak kadar kolesterol, glukosa darah, berat badan, BMI (div Mass Index), dan tekanan darah Anda. Sangat penting untuk mengkonsumsi makanan seimbang yang sehat terdiri dari serat, lemak sehat, protein, karbohidrat dan vitamin dan mineral penting lainnya. 

Tips Makan Sehat untuk Mencegah Penyakit Jantung 

Pilih lemak dan minyak yang lebih sehat. Makan sayuran, buah, kacang dan biji setiap hari. Usahakan setidaknya dua hingga tiga porsi ikan atau seafood per minggu. Batasi makanan yang digoreng dan hindari makanan asin. Minum banyak air dan hindari minuman manis. []

Berita terkait
0
Carlo Ancelotti Tinggalkan Everton Kembali ke Real Madrid
Carlo Ancelotti telah meninggalkan Everton untuk menjadi pelatih kepala di Real Madrid untuk kedua kalinya