UNTUK INDONESIA
Cantiknya Mata dengan Softlens Tapi Tilik Resikonya
Nah, pengaruh positifnya sih banyak. Tapi harus hati-hati loh dengan bahaya penggunaan softlens itu. Baca info berikut:
Soft Lens dan Bahayanya. (Foto: Ilustrasi/Ist.)

Jakarta, (Tagar 12/11/2017) - Bosan dengan warna mata Anda yang berwana hitam atau cokelat? Tak perlu khawatir, karena kini warna mata bisa dipilih sesuai dengan yang diinginkan.

Softlens, solusi cantik untuk merubah warna mata mulai dari warna natural, hingga warna-warna terang. Ukurannya pun beragam, dari mata normal hingga mata besar alias big size seperti mata para tokoh animasi.

Selain untuk mempercantik mata dan membantu penampilan, softlens pun tentunya punya fungsi untuk membantu penglihatan.

Salah satunya, praktisnya softlens pasti dirasakan Anda pemakai kacamata. Karena kadang merasa lelah dengan kacamata yang tak ringan ditahan di hidung, apalagi si pesek yang membuat kacamata selalu melorot.

Nah, pengaruh positifnya sih banyak. Tapi harus hati-hati loh dengan bahaya penggunaan softlens itu. Baca info berikut:

Infeksi Kornea.

Hal yang paling berbahaya ketika penggunaan softlens yang tak wajar adalah infeksi pada kornea mata. Penyebabnya adalah keteledoran dalam merawat softlens seperti mengganti air rendaman softlens secara rutin, hingga berbagai bakteri, jamur dan virus bisa tumbuh subur dalam softlens yang menimbulkan alergi pada mata.

Iritasi Mata Merah.

Sepele, namun berakibat fatal karena mata Anda akan langsung terlihat sangat jelek dengan merah diseluruh permukaan mata. Timbul biasanya karena debu, pemakaian yang tidak benar dan terlalu lama.

Rusak Dalam Mata.

Rusak atau koyaknya softlens ini sangat berbahaya karena beresiko pecah dalam mata. Softlens dapat mengering didalam mata, karena tak mendapatkan oksigen dan kadar air yang diperlukan. Jika Anda tidur dalam keadaan softlens terpasang, maka softlens bisa bergerak dalam mata dan pecah di dalam mata.

Tidak Pas.

Terpasangnya softlens yang tidak pas, baik itu terlalu longgar atau terlalu ketat yaitu menempel ke mata (hypoxia), bisa membuat mata sangat kering. Hal ini terjadi karena kesalahan memilih kadar air dalam softlens yang akan digunakan.

Kebutaan.

Penggunaan softlens kadaluarsa, tak merendam dalam cairan yang benar, hingga tak dilepas ketika tidur bisa menyebabkan luka di dalam kornea mata. Jika sudah terluka, kebutaan pun tak terhindarkan.

Untuk mencegahnya bisa dilakukan dengan tips berikut.

1. Jaga Kebersihan Tangan

Sebelum memasang atau melepaskan softlens, pastikan tangan dicuci bersih atau menggunakan pembersih khusus tangan yang steril.

2. Sesuaikan Waktu Pemakaian

Harus selalu dipastikan, penggunaan softlens disesuaikan dengan waktu pemakaian. Jangan memakai softlens dalam kurun waktu yang terlalu lama.

3. Pilih Cairan Rendaman

Memilih cairan untuk merendam softlens susah susah gampang. Pasalnya ini akan menentukan kelenturan softlens ketika akan dipasangkan di mata. Pilihlah dari merk terpercaya, jangan sekali-kali merendam bukan dengan cairannya.

4. Gunakan Tetes Mata Khusus

Tetes mata khusus softlens bisa secara rutin digunakan, agar menjaga mata tak kering. Ketika melepaskan softlens pun gunakanlah tetes mata untuk menghindari rusak atau koyaknya softlens tersebut.

5. Sesuaikan softlens dengan ukuran dan kondisi mata

Pilihlah softlens dengan kadar air yang dibutuhkan, maupun ukurannya. Karena keduanya menentukan kenyamanan softlens ketika diipakaikan dalam mata.

Jika Anda masih ragu dan khawatir, untuk pemakaian awal bisa konsultasikan ke Dokter Mata. Karena softlens dibuat berbagai merk dan harga yang tentunya beragam. Mulai dari softlens sekali pakai, sampai masa expired satu tahun. (dbs)

Nuranisa Hamdan N

Berita terkait
0
Arema FC vs Persib, Duel 2 Mantan Pelatih
Laga besar yang mempertemukan dua mantan pelatih saat Arema FC menghadapi Persib Bandung. Duel di ajang Shopee Liga 1 2020, Minggu, 8 Maret 2020.