Editor : Syaiful W Harahap
Perhelatan Art at Jakarta di WTC (Foto: TAGAR/Dok/Ist)
WTCA Dorong Peran Seni dan Budaya sebagai Instrumen Diplomasi Bisnis
18 April 2026 | 20:25

TAGAR.id, Jakarta - Seni dan budaya semakin berperan penting dalam membangun hubungan bisnis internasional serta membuka peluang perdagangan baru. Di Indonesia, pendekatan ini juga mulai diintegrasikan dalam ekosistem bisnis global melalui berbagai inisiatif yang menghubungkan kegiatan budaya dengan aktivitas perdagangan.

Hal ini dilakukan oleh World Trade Center (WTC) Jakarta melalui program Art at WTC, yang telah diluncurkan sejak 2013. Program jangka panjang yang diinisiasi oleh Jakarta Land ini menghadirkan berbagai pameran seni dan budaya yang menampilkan karya seniman Indonesia maupun internasional.

Melalui program ini, WTC Jakarta berupaya menciptakan lingkungan bisnis yang tidak hanya berfokus pada aktivitas ekonomi, tetapi juga mendorong kesadaran budaya, dialog lintas sektor, serta konektivitas komunitas global.

Salah satu pameran yang diselenggarakan dalam program tersebut adalah “Sandang Sanding Agraria” yang berlangsung pada 29 September 2025 hingga 23 Januari 2026. Pameran ini diselenggarakan bersama kurator dan penyelenggara ISA Art & Design. Bertempat di lobi utama WTC 3, pameran ini dikunjungi sekitar 17.000 pengunjung dari dalam dan luar negeri.

Pameran “Sandang Sanding Agraria” menampilkan tradisi tekstil agraria dari Tuban, Jawa Timur, melalui karya Tenun Gedog dan Batik Tuban. Kedua tradisi ini merepresentasikan hubungan erat antara manusia dan alam, termasuk siklus pertanian, kesadaran lingkungan, serta keterampilan kerajinan yang banyak dikembangkan oleh perempuan. Melalui pameran ini, masyarakat urban diajak untuk melihat kembali asal-usul, nilai, serta keberlanjutan produksi tekstil dalam konteks sistem perdagangan global.

Artikel Asli