TAGAR.id, Jakarta - Di tengah dinamika dunia kerja yang terus bergerak cepat, perempuan semakin selektif dalam memilih tempat untuk bertumbuh. Bukan lagi sekadar soal peluang atau jenjang karier, tetapi juga tentang satu hal yang menjadi dasar: bagaimana sebuah lingkungan kerja mampu menghadirkan rasa aman secara utuh.
Rasa aman di tempat kerja bukan hanya tentang aturan tertulis, tetapi hadir dari hal-hal yang terasa dalam keseharian. Mulai dari sikap saling menghargai, komunikasi yang profesional, hingga lingkungan yang mendukung setiap individu untuk merasa nyaman menjadi dirinya sendiri. Hal sederhana ini justru menjadi fondasi penting agar seseorang, terutama perempuan, dapat bekerja
dengan tenang dan maksimal Bagi banyak perempuan, lingkungan kerja yang sehat adalah tempat di mana mereka bisa menyampaikan ide, berinteraksi, dan berkontribusi tanpa rasa khawatir akan penilaian yang tidak adil. Ketika rasa aman itu ada, fokuspun kembali pada hal yang paling penting: berkarya, berkembang, dan memberikan
yang terbaik. Hal ini juga semakin terasa di kalangan generasi muda yang kini tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi juga lingkungan yang suportif secara emosional.
Tempat di mana profesionalisme berjalan seiring dengan saling menghargai. Head of Marketing Semen Merah Putih, Nyiayu Chairunnikma, berbagi pandangannya tentang pentingnya menciptakan ruang kerja yang aman, terutama di industri infrastruktur yang selama ini identik sebagai ruang yang lebih banyak laki-laki.