TAGAR.id, Jakarta - Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno, resmi menutup gelaran Jakarta Fair 2026. Ia mengatakan, ajang tahunan peringatan ulang tahun Jakarta itu kali ini mengalami peningkatan jumlah pengunjung dan nilai transaksi.
"Jakarta Fair ini menghasilkan jumlah pengunjung melebihi dari tahun lalu. Ada peningkatan 12 persen, hampir 8,2 juta yang berkunjung. Begitu juga bisa menghasilkan di atas Rp 8 triliun," kata Rano usai menutup Jakarta Fair Kemayoran 2026 di Kemayoran, Jakarta, Minggu (12/7).
Menurut Rano, capaian tersebut menunjukkan perekonomian masyarakat Jakarta masih dalam kategori yang baik. Ia menilai Jakarta Fair menjadi salah satu indikator tingginya aktivitas ekonomi masyarakat karena mempertemukan pelaku usaha dengan konsumen.
"Ini mengindikasikan bahwa kekuatan ekonomi Jakarta masih cukup survive di dalam situasi ekonomi seperti ini. Karena di sini berkumpulnya UMKM, pengusaha-pengusaha kecil, dan penyelenggara juga banyak memberikan kemudahan dengan diskon-diskonnya," ujarnya.
Rano juga mengatakan ajang tersebut bukan sekadar pameran, melainkan menjadi miniatur Jakarta yang memperlihatkan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, UMKM, industri kreatif, dan masyarakat dalam menggerakkan roda perekonomian.