TAGAR.id, Jakarta - Sebagai perusahaan ritel modern, PT Supra Boga Lestari Tbk (“RANC”) telah melakukan beberapa penyesuaian strategi di berbagai aspek yang bertujuan untuk menegaskan arah pertumbuhan usaha dan menjadikannya sebagai tahun yang penuh peluang, didorong oleh strategi bisnis yang berfokus pada ekspansi untuk menjaga eksistensi merek Ranch Market dan Farmers Market sebagai destinasi belanja kebutuhan sehari-hari. Hal ini dibahas dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Paparan Publik hari ini tanggal 03 Juni 2026 di Farmers Market Pondok Kopi, Jakarta Timur.
Pada tahun 2025, RANC melakukan optimalisasi strategi untuk upaya keberlanjutan Perseroan di bidang lingkungan yang berfokus pada peningkatan ketahanan operasional dan rantai nilai produk untuk meningkatkan kepastian pasokan, mendorong inovasi dan pertumbuhan serta memastikan biaya operasional terjaga tetap efisien. Fokus utama sepanjang tahun ini meliputi efisiensi penggunaan energi, pengurangan limbah produk dan kemasan, serta memastikan rantai pasokan melalui pengadaan yang bertanggung jawab dan penciptaan peluang ekonomi yang inklusif.
Di tahun 2025 juga, RANC membukukan pendapatan bersih sebesar Rp2,91 triliun atau setara dengan pertumbuhan sebesar 1,41% dibandingkan dengan periode sebelumnya. Pencapaian target yang sudah ditetapkan pada 2025 adalah 89,83%. Pertumbuhan ini mendorong kenaikan laba bruto menjadi Rp724 miliar dari Rp706 miliar di tahun 2024.
Di sisi lain total ekuitas mengalami penurunan sebesar 18% menjadi Rp265 miliar. Sementara itu, total aset RANC tercatat sebesar Rp1,18 triliun yang lebih rendah 1,7% dibandingkan tahun 2024 sedangkan total liabilitas mengalami pertumbuhan dari tahun sebelumnya sebesar 4,2%, dari Rp875,05 miliar menjadi Rp911 miliar.
“Kami menganalisa bahwa pertumbuhan ekonomi 5,11% sepanjang tahun 2025 secara kumulatif menurut BPS selaras dengan pertumbuhan Perseroan secara keseluruhan. Terutama, apabila dilihat dari segmen pasar menengah ke atas yang menjadi target Perseroan. Kondisi geopolitik yang melanda dunia berdampak pada daya beli masyarakat, namun kami merespons tantangan ini dengan analisa mendalam dan pendekatan yang sangat berhati-hati dengan melanjutkan komitmen untuk menyediakan produk makanan berkualitas tinggi yang sesuai dengan kebutuhan konsumen dan kami merestrukturisasi gerai-gerai yang dipandang tidak lagi berpotensi, dengan tetap mengutamakan kesejahteraan karyawan sebagai bagian dari tanggung jawab jangka panjang kami,” ujar Johartono Susilo, Direktur Utama PT Supra Boga Lestari Tbk.