TAGAR.id, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membagikan cerita jelang digelarnya konser rapper dunia Ye dan ajang Jakarta Running Festival pada Sabtu (24/10). Ia mengaku sempat terjaga semalaman karena terus memikirkan kondisi cuaca di Ibu Kota.

Pramono berharap langit Jakarta diguyur hujan agar hawa panas mereda dan udara menjadi lebih sejuk saat puluhan ribu warga memadati kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan.

"Bahkan semalam, terus terang, saya enggak bisa tidur karena saya berharap banget bahwa hari ini hujan, kemarin juga hujan," ungkap Pramono saat ditemui di Jakarta Pusat, Jumat (23/10).

Kekhawatiran itu ia tindak lanjuti secara serius. Pramono telah mengontak Kepala Badan Penanggulangan Bencana untuk mengkaji peluang menurunkan hujan buatan sebelum kedua agenda akbar tersebut dimulai.

"Tadi pagi saya sudah langsung telepon kepala Badan Penanggulangan Bencana, saya minta ketika ada ruang untuk diturunkan hujan, mudah-mudahan Jakarta sebelum Jakarta Running Festival maupun konser Ye ini bisa ada hujan yang membuat Jakarta menjadi lebih sejuk," jelas Pramono.

Pramono menilai, cuaca menjadi faktor krusial di tengah padatnya agenda skala internasional di Jakarta. Apalagi, kini hampir setiap pekan Ibu Kota selalu disibukkan dengan berbagai acara besar.

"Kami mendorong Jakarta menjadi hub baru bagi ekonomi kreatif di semua elemen, di semua bidang, di semua ruang," tegas Pramono.

Pramono berharap cuaca yang bersahabat dan sejuk nantinya dapat mendukung kelancaran seluruh rangkaian kegiatan warga di akhir pekan.

Adapun konser bertajuk Ye Live in Jakarta ini dijadwalkan open gate mulai pada Sabtu (24/10) pukul 17.00 WIB untuk kategori khusus (Superfans, Royal Suite, Royal Lounge, Sky Box). Pukul 18.00 WIB pintu akan dibuka untuk VIP serta Festival/CAT.

Sementara Ye mulai naik panggung dan melantunkan lagu pertama pukul 21.00 WIB.