TAGAR.id – Keputusan pemerintah Polandia, Eropa, untuk memperkenalkan pendidikan kesehatan sukarela di sekolah memicu kehebohan tahun lalu. Pro dan kontra atas kebijakan itu berkecamuk terkait pendidikan seks. Jacek Lepiarz melaporkannya untuk Deutsche Welle (DW, 20/3/2026)
Sejak awal tahun ajaran, siswa di sekolah-sekolah Polandia dapat mengikuti mata pelajaran baru pendidikan kesehatan yang tidak bersifat wajib. Mata pelajaran ini mencakup berbagai topik, termasuk kesehatan fisik dan mental, pola makan sehat, pengaruh lingkungan terhadap manusia, serta bahaya penggunaan media sosial dan narkoba.
Dari 10 modul dalam kurikulum baru tersebut, satu yang memicu protes besar adalah pendidikan seks. Modul ini membahas berbagai aspek terkait seksualitas, seperti kontrasepsi, penyakit menular seksual, dan kekerasan seksual.
Organisasi politik sayap kanan dan gereja Katolik memperingatkan adanya ancaman "kerusakan moral” pada anak-anak dan menyerukan agar mata pelajaran ini dihapus dari kurikulum sekolah, bahkan secepatnya.
Sekolah di Polandia jadi medan pertempuran ideologi