Editor : Mila Yefriza
Mengarungi Era Industri 5.0: USNI Luncurkan Transformasi Pendidikan dan Logo Baru. (Foto: tagar/Dok ist)
Mengarungi Era Industri 5.0: USNI Luncurkan Transformasi Pendidikan dan Logo Baru
4 August 2025 | 15:11

TAGAR.id, Jakarta - Universitas Satya Negara Indonesia (USNI) resmi meluncurkan transformasi pendidikan sebagai respons terhadap perubahan zaman dan kebutuhan industri yang semakin kompleks. Mengusung tagline #JadiVersiTerbaikDiri, transformasi ini tidak hanya menyentuh pembaruan kurikulum, tetapi juga mencakup peningkatan sistem pengajaran, penguatan karakter, serta penguasaan keterampilan digital yang relevan dengan era Industri 5.0.

Era Industri 5.0 sendiri menggabungkan teknologi canggih seperti AI, IoT, dan robotik dengan inovasi manusia. Melihat tantangan tersebut, USNI melakukan riset pada tahun 2022 bersama Kadence International untuk memastikan arah transformasi sejalan dengan kebutuhan zaman. Riset ini memetakan kesenjangan keterampilan lulusan dengan tuntutan industri melalui diskusi dengan praktisi BUMN, platform rekrutmen, dan pelaku industri.

Hasilnya menunjukkan adanya kesenjangan nyata antara keterampilan lulusan dan kebutuhan industri, terutama kemampuan berpikir kritis, leadership, literasi digital, komunikasi efektif, dan penguasaan bahasa Inggris. Temuan ini kemudian diperkuat oleh literature review dari riset global McKinsey dan The World Economic Forum, yang menunjukkan kecocokan antara hasil riset lokal USNI dengan tren internasional.

Temuan inilah yang menjadi pijakan utama USNI dalam merancang arah transformasi pendidikan, memastikan setiap langkah yang diambil benar-benar relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Komitmen ini kemudian disampaikan langsung oleh Rektor Universitas Satya Negara Indonesia (USNI), Dr. Sihar P.H. Sitorus, B.S.B.A., MBA.

“Kami percaya bahwa pendidikan hari ini harus membekali mahasiswa tidak hanya dengan ilmu, tetapi juga dengan kemampuan untuk beradaptasi, berpikir kritis, dan terus belajar secara mandiri. Transformasi ini dirancang agar lulusan USNI siap bersaing secara global, namun tetap mengenali dan mengembangkan keunikan dirinya,” ujar Dr. Sihar.

Artikel Asli