Editor : Syaiful W Harahap
Kisah hidup Mata Hari telah beberapa kali diadaptasi ke layar lebar beberapa kali dan terus memikat banyak orang hingga saat ini. (Foto: dw.com/id-Darchivio/opale.photo/picture alliance)
Mata Hari Sang Penari Eksotis yang Jadi Mata-mata di Masa Perang Dunia I
12 August 2026 | 15:42

TAGAR.id – Mata Hari memukau kaum elite dengan kecantikan dan performanya. Dituduh menjadi mata-mata Perang Dunia I, ia pun dieksekusi regu tembak Prancis pada 1917. Suzanne Cords melaporkannya untuk Deutsche Welle (DW, 11/6/2026).

Mata Hari adalah legenda pada masanya. Ketika ia muncul di panggung hiburan Paris pada tahun 1905, ia berhasil memikat hati kalangan elite.

"Ia menari dengan tudung dan korset bertatahkan permata, hampir tanpa balutan busana lainnya,” tulis media Paris. "Belum pernah ada orang yang berani tampil begitu terbuka dengan penuh gairah. Betapa indahnya gerakan-gerakan yang ia lakukan, berani sekaligus anggun secara bersamaan.”

Mata Hari telah meyakinkan penonton dan pers bahwa ia adalah seorang penari kuil yang eksotis, meski namun artis berambut gelap itu sebenarnya berasal dari Belanda.

Salah satu ciri khas zaman itu, Belle Epoque, adalah dengan meningkatnya ketertarikan masyarakat Paris akan budaya-budaya yang dianggap eksotis. Didorong oleh keputusasaan finansial, Mata Hari memanfaatkan ketertarikan masyarakat dengan berpura-pura menjadi orang India.

Artikel Asli