Editor : Mila Yefriza
Mata Bintitan: Kapan Bisa Sembuh Sendiri dan Kapan Harus ke Dokter? (Foto: Tagar/Dok ist)
Mata Bintitan: Kapan Bisa Sembuh Sendiri dan Kapan Harus ke Dokter?
1 April 2026 | 12:56

TAGAR.id, Jakarta - Mata bintitan adalah kondisi mata yang umum terjadi dan dapat dialami oleh siapa saja, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Meski sering dianggap ringan dan dapat sembuh sendiri, bintitan tetap perlu dipahami dengan benar agar tidak salah penanganan.

Pada sebagian orang, bintitan bahkan dapat muncul berulang atau bertahan cukup lama hingga mengganggu kenyamanan dan aktivitas sehari-hari.

Dengan informasi yang tepat, Anda dapat mengenali mata bintitan sejak dini, memahami penyebab dan gejalanya, serta mengetahui kapan kondisi ini memerlukan pemeriksaan dokter spesialis mata.

Mengenal Mata Bintitan Secara Medis

Dalam dunia medis, mata bintitan dikenal sebagai hordeolum, yaitu infeksi akut pada kelenjar minyak kecil di kelopak mata. Infeksi ini paling sering disebabkan oleh bakteri Staphylococcus aureus, bakteri yang secara alami dapat ditemukan di permukaan kulit, namun dapat menimbulkan masalah ketika masuk ke dalam kelenjar mata.

Hordeolum dapat muncul di bagian luar kelopak mata (hordeolum eksternal) maupun di bagian dalam kelopak mata (hordeolum internal). Keduanya menimbulkan gejala yang serupa. Umumnya, bintitan di bagian dalam terasa lebih nyeri dan membutuhkan perhatian medis lebih lanjut jika tidak kunjung membaik.

Artikel Asli