Editor : Syaiful W Harahap
Sheikh Hasina melarikan diri ke India pada Agustus 2024 setelah aksi protes melengserkan jabatannya sebagai PM Bangladesh. (Foto: dw.com/id - Mohammad Ponir Hossain/REUTERS)
Mantan PM Bangladesh Sheikh Hasina Bertekad Pulang Hadapi Ancam Hukuman Mati
7 August 2026 | 10:22

TAGAR.id – Berbicara kepada para pendukungnya, Mantan Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina mengatakan rasa takut tidak menghalangi “tanggung jawab kepada rakyat.” Seerat Chabba melaporkannya untuk Deutsche Welle (DW, 6/8/2026).

Setelah lengser dari jabatannya pada Agustus 2024, Mantan Perdana Menteri (PM) Bangladesh, Sheikh Hasina, mengatakan pada Rabu (5/8/2026) bahwa ia berencana kembali ke Bangladesh dari pengasingannya di India pada bulan Desember. Ia menghadapi vonis hukuman mati di Bangladesh terkait tindakan represif yang menewaskan banyak orang terhadap para demonstran pada tahun 2024.

Hasina mengatakan hal tersebut dalam sebuah acara media di New Delhiyang diselenggarakan oleh Foreign Correspondents' Club of South Asia. Acara tersebut menandai peringatan dua tahun pemberontakan yang memaksanya mundur dari jabatannya. Ini adalah kali pertama ia berbicara kepada awak media sejak melarikan diri dari negaranya. Awalnya ia diperkirakan akan tampil melalui cuplikan video, namun ia hanya menyampaikan pesan audio dari balik layar kosong.

Belum jelas mengapa mantan PM Bangladesh itu memilih untuk tidak memperlihatkan wajahnya, mengingat para pemimpin Partai Liga Awami beserta putra Hasina ikut berbicara dan tampil di depan kamera.

Sheikh Hasina menyampaikan pidato daring yang hanya disertai audio. (Foto: dw.com/id - Anushree Fadnavis/REUTERS)

Artikel Asli