Kementan Targetkan Produksi Gula Kristal Putih 3,04 Juta Ton Pada 2026
Kementan menargetkan produksi Gula Kristal Putih (GKP) mencapai 3,04 juta ton pada tahun ini dengan luas areal panen tebu existing nasional.
Mila Yefriza
Kamis, 23 April 2026

TAGAR.id, Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) menargetkan produksi Gula Kristal Putih (GKP) mencapai 3,04 juta ton pada tahun ini dengan luas areal panen tebu existing nasional mencapai 576.538 hektare.
"Sinergi antara pemerintah, BUMN, swasta, petani tebu, dan seluruh pemangku kepentingan jadi kunci penting mewujudkan swasembada gula nasional secara menyeluruh, baik untuk konsumsi maupun industri," kata Direktur Tanaman Semusim dan Tahunan Kementan Abdul Roni di Surabaya, Kamis.
Dari sisi produktivitas, rata-rata hasil GKP diperkirakan sebesar 5,28 ton per hektare, sedangkan produktivitas tebu berada pada angka 70,87 ton per hektare.
Sementara itu rata-rata rendemen nasional diproyeksikan mencapai 7,45 persen, sehingga mencerminkan efisiensi pengolahan tebu menjadi gula yang terus mengalami perbaikan.
Dengan total produksi sebesar 3,04 juta ton, kata Abdul, capaian tersebut diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan gula konsumsi masyarakat yang berada pada kisaran 2,8 juta ton.
Dengan demikian, terdapat potensi surplus sekitar 0,2 juta ton untuk kebutuhan konsumsi rumah tangga.
Perkiraan capaian produksi ini melampaui target Rencana Strategis (Renstra) Perkebunan dan mencerminkan keberhasilan berbagai intervensi pemerintah di sektor hulu.
Abdul mengatakan target ini sesuai arahan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang menegaskan bahwa penguatan produksi tebu akan terus diakselerasi untuk mewujudkan swasembada gula dan mengurangi ketergantungan impor.
Pemerintah terus mendorong peningkatan produktivitas dan efisiensi dari hulu hingga hilir. Berdasarkan Perpres 40 Tahun 2023 tentangan Percepatan Swasembada Gula Nasional dan Pemenuhan Bioetanol sebagai bahan bakar nabati.
Dalam Roadmap Swasembada Gula Nasional sesuai Kepmenko Nomor 418 Tahun 2023, pemerintah menargetkan produksi gula nasional mencapai 3,27 juta ton pada 2027.
Menurut Abdul, kondisi ini menjadi sinyal positif bagi upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga gula konsumsi di dalam negeri.
Selain itu, surplus untuk kebutuhan konsumsi menunjukkan bahwa program peningkatan produktivitas tebu dan perbaikan kinerja industri gula mulai memberikan hasil nyata.
Berita Terkait

Lansia Pengangguran Masuk Desil 6-10
Syaiful W Harahap · 25 Sep 2026

Kemnaker Sebut akan Coret Perusahaan yang Tak Layak Jadi Tempat Magang Nasional
Mila Yefriza · 23 Sep 2026

Golkar Beri Usul Batas Pengusung Capres Tak Perlu Persentase, Cukup Maksimal 4 Partai
Mila Yefriza · 23 Sep 2026

Menkeu Suahasil Nazara Sebut Danantara Independen dari APBN
Mila Yefriza · 23 Sep 2026

