Editor : Mila Yefriza
Kemendikdasmen Sebut Angka Partisipasi Sekolah PAUD Naik Jadi 88 Persen. (Foto: Tagar/Dok ist)
Kemendikdasmen Sebut Angka Partisipasi Sekolah PAUD Naik Jadi 88 Persen
2 June 2026 | 13:11

TAGAR.id, Jakarta - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengatakan penguatan intervensi dalam bentuk advokasi maupun sosialisasi berhasil meningkatkan Angka Partisipasi Sekolah (APS) pada jenjang PAUD menjadi sebesar 88,38 persen di 146 kabupaten/kota pada tahun 2025.

Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Non-Formal dan Informal Kemendikdasmen Gogot Suharwoto mengatakan penguatan intervensi itu tidak hanya untuk meningkatkan APS pada jenjang PAUD yang pada tahun 2024 berada pada angka 74,15 persen, namun juga untuk percepatan implementasi kebijakan Wajib Belajar (Wajar) 13 Tahun atau wajib belajar satu tahun pra-sekolah.

“Intervensi yang dilakukan Direktorat PAUD kepada kabupaten/kota dilakukan secara bertahap hingga tahun 2029. Hingga saat ini sudah 146 kabupaten/kota terintervensi, dengan dampak kenaikan APS usia 5-6 tahun (pra-sekolah) meningkat dari 74,15 persen tahun 2024, menjadi 88,38 persen di tahun 2025,” kata Gogot saat dihubungi di Jakarta pada Selasa.

Berkaitan dengan percepatan implementasi Wajar 13 Tahun, pihaknya saat ini telah melakukan sejumlah upaya untuk perluasan layanan PAUD, mulai dari pencegahan dan penanganan anak tidak sekolah, pemberian bantuan pendidikan yang lebih tepat sasaran, hingga pemenuhan sarana dan prasarana satuan PAUD.

Selain itu pihaknya juga sudah melakukan advokasi, menyusun grand design wajib belajar satu tahun pra-sekolah dan rancangan strategi implementasi di tingkat daerah serta menyampaikan petunjuk teknis (juknis) implementasi kepada pemerintah daerah (Pemda) sebagai panduan pelaksanaan percepatan Wajar 13 Tahun.

Artikel Asli