TAGAR.id, Jakarta - PT Bio Farma (Persero) kembali memperkuat posisinya sebagai perusahaan farmasi nasional yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan setelah kembali meraih peringkat Platinum dalam ajang Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2025 yang diselenggarakan oleh National Center for Corporate Reporting (NCCR). Penghargaan diserahkan oleh Direktur Eksekutif NCCR, Ali Darwin, dan diterima oleh AVP Corporate Communications Bio Farma, Zaki Zakaria.
Capaian ini menandai empat tahun berturut-turut Bio Farma memperoleh peringkat tertinggi (2022–2025), sekaligus menunjukkan konsistensi perusahaan dalam mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam strategi bisnis, operasional, serta pengelolaan dampak di seluruh rantai nilai. Keberhasilan ini juga menjadi bukti komitmen Bio Farma dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) melalui tata kelola yang transparan, pengungkapan data yang kredibel, serta kontribusi langsung kepada masyarakat dan lingkungan.
Chairman Board of Trustee NCCR, Bambang Brodjonegoro dalam sambutan yang disampaikan secara virtual menyampaikan bahwa laporan keberlanjutan memiliki relevansi tinggi terhadap peningkatan daya saing perusahaan.
“Perusahaan perlu menyesuaikan diri dengan tuntutan global yang semakin terukur dan dapat diperbandingkan. Dengan data yang kuat, konsisten, dan selaras dengan standar global, laporan keberlanjutan dapatmenjadi alat strategis yang menunjukkan kesiapan organisasi menghadapi transisi ekonomi dan tantangan keberlanjutan. Laporan keberlanjutan juga memiliki peran untuk meningkatkan daya saing perusahaan, baik di tingkat regional, maupun internasional." tutur Bambang.
Direktur Eksekutif NCCR, Ali Darwin menyampaikan bahwa laporan keberlanjutan kini menjadi elemen utama praktik bisnis bertanggungjawab. Ia menyebut bahwa perusahaan tidak hanya dituntut untuk memenuhi persyaratan teknis, tetapi juga menunjukkan komitmen jangka panjang dalam mengelola dampak material.