TAGAR.id, Jakarta - Jobstreet by SEEK dengan bangga mendukung UI Vocational Expo 2025, bursa kerja khusus vokasi yang akan berlangsung pada 31 Oktober - 1 November 2025 di Balai Purnomo Universitas Indonesia. Melalui kegiatan ini, Jobstreet by SEEK sebagai pemimpin industri berperan penting dalam menghubungkan mahasiswa dan alumni program vokasi dengan perusahaan-perusahaan terkemuka yang mencari talenta dengan keterampilan praktis dan siap kerja.
"Sebagai platform karir, Jobstreet by SEEK ingin menghadirkan pengalaman yang beragam kepada pencari kerja dan perusahaan di Indonesia. Dukungan terhadap UI Vocational Expo 2025 merupakan komitmen Jobstreet by SEEK untuk menghadirkan pengalaman bursa kerja terintegrasi yang mendukung perjalanan karir lulusan vokasi Indonesia. Kegiatan ini sejalan dengan gerakan #NextMillionJobs untuk Indonesia kami untuk menghadirkan jutaan peluang kerja bagi masyarakat melalui platform yang aman dan terpercaya," ungkap Sawitri, Country Head Marketing Indonesia, Jobstreet by SEEK.
Pendidikan vokasi telah terbukti menjadi jembatan efektif antara dunia pendidikan dan industri. Lulusan program vokasi memiliki keunggulan kompetitif karena dibekali dengan keterampilan praktis yang dapat diterapkan secara langsung di tempat kerja. Hal ini membuat mereka menjadi kandidat yang sangat dicari oleh perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja terampil dan produktif.
Keunggulan lulusan vokasi meliputi keterampilan praktis yang relevan dengan pemahaman mendalam tentang penggunaan teknologi dan praktik industri terkini, serta kesiapan kerja melalui pengalaman nyata dari program magang maupun praktik kerja di lapangan. Lulusan vokasi juga memiliki adaptabilitas tinggi dalam menyesuaikan diri di berbagai lingkungan kerja dan penggunaan teknologi baru, ditambah dengan fokus industri yang memberikan pemahaman spesifik tentang kebutuhan dan tantangan sektor tertentu. Hal ini membuka peluang karir yang luas dengan akses ke berbagai posisi di beragam industri, seperti manufaktur, teknologi, kesehatan, hingga pelayanan.
Kebutuhan akan upskilling menjadi semakin mendesak bagi lulusan vokasi di Indonesia seiring dengan pertumbuhan industri dan tuntutan tenaga kerja terampil di era global. Berdasarkan laporan eksklusif SEEK bertajuk "Decoding Global Talent 2024: GenAI Edition", sebanyak 72% profesional di Indonesia bersedia melakukan reskilling atau pelatihan ulang agar tetap relevan menghadapi perkembangan teknologi AI, sementara 25% akan mempertimbangkannya hanya jika diperlukan. Persentase ini menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara di Asia Tenggara dengan kesiapan tinggi untuk beradaptasi melalui reskilling maupun upskilling.