TAGAR.id – Pendirian pusat layanan ThyssenKrupp Marine Systems (TKMS) di Singapura memungkinkan terbentuknya hub yang menguatkan negara mitra strategis di kawasan. Sorta Caroline melaporkannya untuk Deutsche Welle (DW, 25 Maret 2026)
ThyssenKrupp Marine Systems produsen kapal militer yang berbasis di Kiel, Jerman menandatangani nota kesepahaman dengan mitra lokal Singapura, ST Engineering, di sela-sela kunjungan Menteri Pertahanan Jerman, Boris Pistorius.
"Kerja sama dengan ST Engineering menjadi landasan untuk memastikan kesiapan operasional jangka panjang kapal selam Angkatan Laut Singapura serta kapal selam milik angkatan laut dari negara mitra lainnya yang mengoperasikan kapal selam TKMS,” kata CEO TKMS Oliver Burkhard dalam sebuah pernyataan.
"Sederhananya, perjanjian ini berarti bahwa di Singapura akan memiliki pusat pemeliharaan kapal selam TKMS dan pasokan suku cadangnya yang tidak hanya menguntungkan Singapura, Jerman, tetapi juga negara mitra lainnya di kawasan yang menggunakan kapal selam TKMS,” kata Menhan Jerman dalam konferensi pers seusai pertemuan dengan Menhan Singapura, Chan Chun Sing.
Lebih lanjut menteri pertahanan Jerman mengatakan kerja sama urusan kapal selam ini ini menjadi batu landasan yang memungkinkan terbentuknya sebuah hub bagi para pengguna kapal TKMS yang beroperasi di kawasan Indo-Pasifik terutama negara-negara dengan visi serupa yang ekuivalen dengan NATO. "Kerjasama ini menunjukkan kepada mitra kami di kawasan bahwa Jerman turut hadir memastikan keamanan Indo-Pasifik,” tegasnya