Editor : Mila Yefriza
Simbolis penyerahan perdana produk radiofarmaka pertama buatan dalam negeri, FloDeg di RS Tzu Chi PIK Jakarta oleh Direktur Pengembangan Usaha Bio Farma, Yuliana Indriati (kiri) kepada Direktur Medis RS Tzu Chi, dr. Suriyanto (Ke-2 dari kiri) (Foto: Tagar/Dok istimewa)
Dari Bio Farma untuk Indonesia: Distribusi Perdana Produk Radiofarmaka FloDeg, Tonggak Kemandirian Diagnostik Nuklir Nasional​​​​
18 June 2025 | 11:31

TAGAR.id, Jakarta - PT Bio Farma (Persero), BUMN farmasi terbesar di Indonesia, resmi mendistribusikan produk radiofarmaka pertama buatan dalam negeri, Fludeoxyglucose - 18F bermerek dagang FloDeg, ke tiga rumah sakit mitra yaitu RS Tzu Chi PIK Jakarta, RS Mitra Plumbon Cirebon, dan RS Mandaya Royal Puri Tangerang. 

Langkah ini menandai babak baru dalam penguatan ketahanan kesehatan nasional, sejalan dengan visi besar Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dalam membangun industri farmasi strategis dan berteknologi tinggi.

Produk FloDeg menjadi game changer dalam layanan diagnostik kanker di Indonesia, khususnya untuk teknologi Positron Emission Tomography (PET) Scan, yang selama ini sangat tergantung pada produk impor. Inovasi ini merupakan hasil kerja nyata Bio Farma dalam menghadirkan solusi berbasis riset dan teknologi tinggi demi mendukung transformasi sistem kesehatan nasional.

Direktur Pengembangan Usaha PT Bio Farma (Persero), Yuliana Indriati, pada penyerahan perdana di RS Tzu Chi PIK Jakarta menyampaikan bahwa distribusi perdana FloDeg adalah bukti komitmen dalam memperkuat kemandirian bangsa di bidang layanan diagnostik kanker. 

"Ini adalah momen bersejarah, di mana Indonesia untuk pertama kalinya memproduksi dan mendistribusikan sendiri radiofarmaka. Ke depan, kami akan terus mengembangkan portofolio produk theranostic lainnya demi mendukung pelayanan kesehatan berbasis teknologi kedokteran nuklir," ucap Yuliana.

Artikel Asli