TAGAR.id, Jakarta - Beberapa waktu terakhir, nilai Bitcoin koreksi tajam bahkan sempat menyentuh $81.000 pada 21 November 2025, kemarin. Bertepatan dengan momen koreksi beberapa hari lalu, aset-aset alternatif seperti ETH, SOL dan XRP, juga turut mengalami tekanan.
Meski demikian, prospek pemulihan harga Bitcoin tetap menjadi fokus utama. Analis aset kripto dan pendiri MN Fund, Michaël van de Poppe, berpendapat bahwa minggu ini akan menjadi sangat menentukan bagi pergerakan harga BTC. Ia meyakini bahwa jika Bitcoin berhasil melonjak kembali dan bertahan di kisaran antara $90.000 hingga $96.000, peluang untuk melihat kebangkitan menuju All-Time High akan meningkat.
Penurunan ini memicu pertanyaan mengenai kesehatan pasar secara keseluruhan, namun pada saat yang sama, aset kripto lain seperti XRP justru menunjukkan tanda-tanda kebangkitan yang kuat, XRP berhasil mencatatkan kenaikan lebih dari 6.93% dalam 24 jam terakhir.
Momentum kebangkitan XRP ini terlihat lebih menonjol dibandingkan pemulihan pasar aset kripto yang lebih luas, bertepatan dengan sebuah perkembangan besar peluncuran Exchange-Traded Fund atau ET XRP yang telah lama dinantikan dari Franklin Templeton dengan ticker XRPZ.
Peluncuran ETF, yang telah mendapatkan persetujuan New York Stock Exchange ini, membawa ekspektasi yang tinggi menyusul kesuksesan luar biasa ETF Bitcoin sebelumnya.