TAGAR.id, Jakarta - Memasuki periode akhir tahun, pasar aset kripto kembali memperlihatkan fase konsolidasi yang menarik. Bertepatan dengan ini, Bittime, platform pertukaran aset kripto berizin dan terdaftar kenalkan Flexible Staking dengan APY hingga 10% bagi para trader.
Sebelumnya setelah sempat diguncang oleh fluktuasi besar, Bitcoin ($BTC) kembali bangkit dan sempat menyentuh angka $90,000 pada Senin, 29 desember 2025 kemarin. Hal ini menandakan gerak positif pasar aset kripto di akhir tahun, sekaligus membuka peluang besar bagi para trader yang memanfaatkan kesempatan ini sebagai momentum meningkat potensi keuntungan.
Lebih lanjut, stabilitas harga yang terjadi saat ini menjadi latar belakang bagi munculnya berbagai prediksi berani, termasuk dari analis ternama Dominic Basulto yang memproyeksikan bahwa Bitcoin berpotensi menyentuh angka $150.000 pada tahun 2026 nanti.
Pondasi utama dari optimisme ini adalah rencana revolusioner pemerintah Amerika Serikat untuk menginisiasi pembentukan Cadangan Bitcoin Strategis nasional. Sebuah kebijakan yang bertujuan menempatkan Bitcoin sebagai bagian dari struktur kekayaan negara yang setara dengan cadangan emas atau mata uang asing.
Rencana pembentukan cadangan strategis oleh Amerika Serikat juga diperkirakan akan memicu efek domino yang sangat masif, di mana negara-negara lain kemungkinan besar akan ikut masuk dalam persaingan untuk mengamankan pasokan Bitcoin mereka sendiri.