Editor : Mila Yefriza
Salah satu warga Pesisir Utara di Karawang menerima vaksitetanus. (Foto: Tagar/Dok Bio Farma)
Bio Farma Perkuat Peran BUMN dalam Pembangunan Berkelanjutan melalui Program Pemberdayaan Lingkungan dan Kesehatan Masyarakat Pesisir Karawang
13 November 2025 | 13:56

TAGAR.id, Jakarta - PT Bio Farma (Persero) kembali menunjukkan komitmennya sebagai BUMN yang tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga aktif berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan. Melalui unit Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Bio Farma melaksanakan Program Pemberdayaan Lingkungan dan Kesehatan Masyarakat Pesisir Utara di Desa Muarabaru, Kecamatan Cilamaya, Kabupaten Karawang, pada 11–12 November 2025.

Program ini menjadi wujud nyata dukungan Bio Farma terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan(Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya pada pilar Air Bersih dan Sanitasi Layak (SDG 6), Kehidupan Ekosistem Laut (SDG 14), serta Kesehatan dan Kesejahteraan yang Baik (SDG 3).

Melalui pendekatan kolaboratif antara perusahaan, pemerintah desa, dan masyarakat setempat, Bio Farma berupaya memberikan solusi berkelanjutan bagi berbagai tantangan masyarakat pesisir, seperti kerusakan ekosistem mangrove, keterbatasan akses air bersih, dan minimnya sarana kesehatan dasar.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan pesisir sekaligus meningkatkan kesehatan masyarakat. Sinergi antara perusahaan dan masyarakat menjadi kunci agar manfaatnya berkelanjutan,” ujar Guruh Susanto, Kepala Departemen TJSL Bio Farma.

Dalam pelaksanaannya, Bio Farma menanam 5.000 bibit mangrove di kawasan konservasi mangrove Bio Farma, membangun 5 fasilitas penyediaan air bersih untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, serta menyediakan perlengkapan kesehatan dasar berupa kotak P3K, alat pemeriksaan, dan obat-obatan yang akan dimanfaatkan melalui pembentukan Rumah Sehat Bagi Masyarakat. Program ini juga diikuti dengan pemeriksaan kesehatan gratis dan vaksinasi tetanus massal bagi warga pesisir sebagai wujud ke pedulian terhadap keselamatan nelayan dan pekerja lapangan.

Artikel Asli