Editor : Mila Yefriza
Bio Farma Group Tingkatkan Literasi Kesehatan dan Vokasi: Gelar Program Mengajar di SMK Mitra Utama, Kabupaten Bekasi. (Foto: Tagar/Dok istimewa)
Bio Farma Group Tingkatkan Literasi Kesehatan dan Vokasi: Gelar Program Mengajar di SMK Mitra Utama, Kabupaten Bekasi
15 November 2025 | 16:30

TAGAR.id, Jakarta - PT Bio Farma (Persero) bersama Kimia Farma dan Indofarma kembali menunjukkan peran nyata sebagai BUMN yang berkomitmen terhadap pembangunan masyarakat melalui penyelenggaraan Program Kolaborasi Pendidikan “Bio Farma Mengajar” di SMK Mitra Utama, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi. Inisiatif ini bertujuan memperkuat ekosistem pendidikan vokasi sekaligus meningkatkan pemahaman kesehatan bagi remaja.

Sebagai BUMN strategis di bidang lifescience, Bio Farma Group menghadirkan para pegawainya sebagai pengajar untuk berbagi wawasan mengenai pengenalan produk kesehatan, dasar kewirausahaan di sektor kesehatan, pentingnya imunisasi, serta penggunaan obat yang tepat di kalangan remaja. Program ini menjadi jembatan antara dunia industridan pendidikan, memperkaya pengalaman belajar siswa melalui interaksi langsung dengan praktisi industri kesehatan nasional.

Kepala Departemen Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Bio Farma, Guruh Susanto, menyampaikan bahwa program ini merupakan kontribusi nyata perusahaan dalam mendukung penguatan SDM Indonesia melalui pendidikan vokasi dan literasi kesehatan.

“Program ini adalah upaya strategis Bio Farma Group untuk memperkuat sinergi industri dan pendidikan. Dengan menghadirkan para karyawan sebagai duta pengetahuan, kami ingin memastikan generasi muda tidak hanya memahamiteori, tetapi juga memiliki gambaran nyata tentang dunia kerja, industri farmasi, dan nilai-nilai profesionalisme,” ujar Guruh.

Selain sesi pembelajaran, Bio Farma Group juga memberikan dukungan fasilitas pendidikan berupa laptop, screen projector, router Wi-Fi, alat peraga, serta kursi sekolah. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas proses belajar-mengajar dan memperkuat kesiapan sekolah dalam mengembangkan pendidikan vokasi berbasis teknologi dan kesehatan.

Artikel Asli