Editor : Mila Yefriza
Direktur Sales Bio Farma, dr. Kamelia Faisal (kelima dari kiri)dan Dr. Yulisar Khiat (keempat dari kanan) pada sesi penandatanganan Nota Kesepahaman. (Foto: Tagar/Dok istimewa)
Bio Farma dan Hermina Hospitals Kolaborasi Hadirkan Solusi Diagnostik Kanker Berbasis Radiofarmaka, Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Kesehatan Nasional
20 October 2025 | 11:33

TAGAR.id, Jakarta - PT Bio Farma (Persero), induk Holding BUMN Farmasi, terus memperluas kontribusinyadalam mendukung kemandirian dan ketahanan kesehatan nasional. Kali ini, Bio Farma menandatangani nota kesepahaman strategis dengan Hermina Hospitals melalui anak perusahaannya, PT Medika Loka Manajemen (MLM), terkait penyediaan produk radiofarmaka pertama buatan dalam negeri, Fludeoxyglucose - 18F bermerek dagang FloDeg, komponen utama yang digunakan dalam deteksi dini dan diagnosis kanker.

Penandatanganan kerja sama berlangsung di Hermina Tower, Kemayoran, Jakarta Pusat, dilakukan oleh dr. Kamelia Faisal, Direktur Sales Bio Farma, dan Dr. Yulisar Khiat, DirekturUtama PT Medika Loka Manajemen, pada hari Kamis, 16 Oktober 2025.

Melalui kerja sama ini, Bio Farma akan menjadi pemasokresmi FloDeg bagi RS Hermina Bekasi, salah satu pusat layanan unggulan onkologi di jaringan Hermina Hospitals. Implementasi teknologi radiofarmaka ini diharapkan dapatmempercepat proses deteksi kanker serta meningkatkan akurasi diagnosis, sehingga pasien dapat memperoleh penanganan yang lebih tepat dan efektif.

Direktur Sales Bio Farma, dr. Kamelia Faisal, menyampaikanbahwa kemitraan ini merupakan langkah penting dalam memperkuat ekosistem layanan kesehatan nasional.

“Kolaborasi ini menjadi wujud nyata kontribusi Bio Farma dalam menghadirkan solusi diagnostik kanker yang lebih modern dan presisi. Melalui pemanfaatan teknologi radiofarmaka FloDeg, kami ingin memastikan masyarakat Indonesia dapat mengakses layanan kesehatan dengan standar tinggi tanpa harus bergantung pada pasokan luar negeri,” ujar Kamelia.

Artikel Asli