TAGAR.id – Sejumlah sekutu dekat Amerika Serikat (AS) menyerukan semua pihak kembali ke meja perundingan setelah serangan udara AS terhadap Iran yang memicu kekhawatiran akan meluasnya konflik. Pia Gram melaporkannya untuk Deutsche Welle (DW).
Menyusul serangan Amerika Serikat terhadap fasilitas nuklir di Iran, Kepala Diplomat Uni Eropa, Kaja Kallas, menyerukan agar semua pihak menahan diri untuk mencegah eskalasi lebih lanjut. "Saya mengimbau semua pihak untuk menahan diri, kembali ke meja perundingan, dan mencegah eskalasi lebih lanjut,” tulis Perwakilan Tinggi Uni Eropa untuk Urusan Luar Negeri tersebut di platform X (d/h. Twitter).
Kallas menegaskan bahwa Iran tidak boleh diizinkan mengembangkan senjata nuklir, karena hal itu akan menjadi ancaman bagi keamanan internasional. Dalam pertemuan yang dijadwalkan pada hari Senin (23/06) ini, para menteri luar negeri Uni Eropa akan membahas situasi tersebut.
Pernyataan serupa disampaikan oleh Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen. Ia menyatakan bahwa konflik ini hanya dapat diselesaikan melalui jalur diplomasi. "Iran tidak boleh sampai memiliki bom nuklir,” tulisnya di platform X.