Editor : Mila Yefriza
Anggota Komisi IV DPR RI, Rokhmin Dahuri, bersama Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, menyampaikan gagasan besar tentang transformasi ekonomi daerah. (Foto: Tagar/Dok ist)
Agro-Maritim Pilar Kedaulatan Pangan dan Kesejahteraan Maluku Utara
15 April 2026 | 13:57

TAGAR.id, Jakarta - Anggota Komisi IV DPR RI, Rokhmin Dahuri, bersama Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, menyampaikan gagasan besar tentang transformasi ekonomi daerah dari ketergantungan pada sektor ekstraktif menuju kekuatan agro-maritim berbasis ekonomi biru.

Hal tersebut mengemuka dalam Forum Diskusi Terpumpun (FGD) bertajuk “Menata Masa Depan Perikanan Malut” di Ballroom Bella Hotel Ternate, Maluku Utara, Sabtu (11/4).

Forum tersebut tidak sekadar menjadi ruang paparan kebijakan, tetapi juga panggung refleksi atas paradoks pembangunan yang tengah dihadapi Maluku Utara: pertumbuhan ekonomi tinggi yang belum sepenuhnya berbanding lurus dengan kesejahteraan masyarakat.

Pertumbuhan Tinggi, Kesejahteraan yang Tertinggal

Dalam pemaparannya, Rokhmin Dahuri menyoroti struktur pertumbuhan ekonomi Maluku Utara yang masih didominasi sektor pertambangan, khususnya nikel. Ia mengingatkan bahwa pertumbuhan yang bertumpu pada sektor ekstraktif memiliki keterbatasan dalam menciptakan pemerataan.

“Pertumbuhan ekonomi yang tinggi tidak otomatis mencerminkan kesejahteraan masyarakat. Kalau bertumpu pada sektor ekstraktif, dampaknya cenderung tidak merata,” tegasnya.

Artikel Asli