Editor : Syaiful W Harahap
Atlas Theatrum Orbis Terrarum 1592, atlas modern pertama dunia yang diadaptasi dari Peta Dunia Mercator. (Foto: dw.com/id - Heritage Art/Heritage Images/picture alliance)
164 Negara Dukung Penggunaan Peta Dunia Baru
9 September 2026 | 9:57

TAGAR.id – Telah lama negara Uni Afrika mengeluhkan benua mereka tidak digambarkan secara realistis pada peta. Majelis Umum PBB telah menyetujui peta dunia baru dengan skala yang lebih akurat. Jens Jensen melaporkannya untuk Deutsche Welle (DW, 8/9/2026).

Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa telah menyetujui penggunaan peta dunia baru dengan skala yang lebih realistis. Resolusi yang diajukan oleh Togo, negara anggota PBB dari Afrika Barat yang juga anggota Uni Afrika ini telah didukung oleh 164 negara anggota PBB lainnya.

Amerika Serikat menjadi satu-satunya negara yang menentang resolusi tersebut, sedang enam negara lainnya yang abstain.

Meski tidak mengikat, resolusi ini mendorong negara-negara dan organisasi internasional ke depannya untuk lebih banyak menggunakan peta dengan proyeksi Equal Earth, terutama dalam situasi yang tidak memerlukan ketelitian sudut.

Pada peta dunia proyeksi Equal Earth, Afrika tampak lebih besar dan lebih mendekati ukuran sebenarnya dibandingkan pada peta Mercator, buatan Gerhard Mercator, yang selama berabad-abad menjadi standar dunia.

Artikel Asli