Indonesia
YLKI: Budi Karya Gagal Atasi Harga Tiket Pesawat
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dinilai gagal menurunkan tiket pesawat.
Pesawat Citilink melakukan uji coba penerbangan di Bandara Baru Yogyakarta, yang terletak di Kecamatan Temon, Kulonprogo pada Kamis 2 Mei 2019. (Foto : Tagar/Ridwan Anshori)

Jakarta - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, sudah menetapkan Tarif Batas Atas (TBA) sebesar 12-16 persen untuk menekan harga tiket pesawat. Hal itu dinilai Ketua Harian YLKI Tulus Abadi, tidak otomatis akan menurunkan harga tiket pesawat sebagaimana harapan publik.

Salah satu Anggota Ombudsman RI Alvin Lie juga berpendapat, bahwa kondisi tiket pesawat saat ini tidak terlepas dari lambannya Menteri Perhubungan merevisi tarif batas atas, dan tarif batas bawah.

Menurutnya, penurunan TBA 12-16 persen yang dilakukan pemerintah akan memberatkan maskapai penerbangan

Sementara, Ketua Umum Komite Rakyat Nasional (Kornas-Jokowi) Abdul Havid Permana berpendapat, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi gagal dalam hal menurunkan harga tiket pesawat. Menurutnya, pada saat mendekati mudik lebaran harusnya harga tiket pesawat kembali normal seperti sediakala, walaupun naik tapi tidak separah sekarang ini.

"Saya kira jelas pak Budi Karya gagal mengatasi harga tiket yang melambung tinggi, harusnya mau mendekati mudik lebaran harga tiket itu bisa normal, kalaupun ada lonjakkan penumpang seperti sebelum-sebelumnya bisa dianggap wajar harga tiket jadi tinggi, tapi ironis dari bulan Januari 2019, kan harga tiket sudah tinggi," ujar Havid di Jakarta, Minggu 26 Mei 2019.

Lebih lanjut ia mengatakan, bahwa pemudik lebaran tahun 2019 bukan saja di pulau Jawa atau Sumatera, melainkan juga pulau Kalimantan, Sulawesi dan wilayah Timur lainnya.

"Kalau pulau jawa ada Tol Trans Jawa yang baru-baru selesai, gitu juga pulau Sumatera Tol Bakauheni yang menembus Sumatera Selatan. Tapi juga harusnya Menhub, memikirkan pemudik diluar pulau Jawa dan Sumatera, ya seperti orang Kalimantam, Sulawesi yang gak mungkin jalur darat," terang Havid.

Havid menambahkan, Menteri Perhubungan Budi Karya patut di evaluasi pada periode kedua Presiden Joko Widodo. Sebab, gagal menurunkan harga tiket pesawat. Hal ini berdampak kepada penumpang yang akan mudik lebaran ke wilayah Sulawesi, Kalimantan dan wilayah Timur lainnya.

Di tempat terpisah, menurut salah satu pemudik lebaran asal Sulawesi Selatan yang enggan disebutkan namanya mengaku bahwa ia dan keluarganya mengurungkan niatnya untuk mudik lebaran tahun ini. 

"Harga tiket yang biasa Rp 800-ribuan sekarang menjadi kisaran Rp 2juta-an per orang. Kalau dulu bisa untuk dua orang, sekarang gak bisa lagi, sayang uangnya," pungkas dia. []

Berita terkait
0
Upacara Adat Bakar Batu, Solusi Untuk Damai di Papua
Penyanyi Edo Kondologit menyarankan kepada pemimpin daerah Papua Barat, Papua, dan Jawa Timur untuk menggelar pertemuan adat Bakar Batu.