Indonesia
Yayasan Puteri Indonesia Tak Mau Dikaitkan dengan Fatya dan Maulia
Fatya Ginanjarsari finalis Puteri Indonesia 2017. Maulia Lestari finalis Puteri Indonesia 2016.
Fatya Ginanjarsari. (Foto: Instagram/Fatya Ginanjarsari)

Jakarta, (Tagar 13/1/2019) - Yayasan Puteri Indonesia buka suara mengenai pernyataan Kepolisian Daerah Jawa Timur terkait dua finalis kontes kecantikan itu yang diduga terlibat dalam prostitusi daring (online).

Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan, Jumat (11/1), mengungkapkan dua finalis Puteri Indonesia terlibat dari 45 artis dan 100-an model yang dikendalikan mucikari ES dan TN.

Baca juga: Disebut Terlibat Prostitusi Online, Instagram Fatya Ginanjarsari Diserbu Netizen

Luki mengatakan mereka adalah finalis Puteri Indonesia pada 2016 dan 2017.

Ketua Bidang Komunikasi Yayasan Puteri Indonesia, Mega Angkasa, mengunggah pernyataan resmi di akun Instagramnya, Sabtu (12/1).

Ia menulis Yayasan Puteri Indonesia (YPI) telah memecat Fatya Ginanjarsari, finalis Kalimantan Utara 2017 tahun lalu karena melanggar kontrak finalis Puteri Indonesia yaitu mengikuti ajang internasional tanpa izin YPI.

Sementara itu, finalis Jambi 2016, Maulia Lestari, disebut mulai hari ini bukan lagi bagian dari keluarga besar YPI. Kontraknya telah berakhir sejak Maret 2018.

Keduanya tidak diizinkan menggunakan atribut finalis Puteri Indonesia untuk kepentingan apa pun, tulis Mega.

"Atas hal-hal yang merugikan nama baik YPI, pihak YPI berhak untuk melakukan tindakan hukum terkait dengan pencemaran nama baik YPI," tulisnya.

Maulia LestariMaulia Lestari. (Foto: Instagram/Maulia Lestari)

Ada Juga Artis Sinetron, Artis FTV

Sebelumnya, Kepolisian Daerah Jawa Timur mengungkap enam nama artis dari 45 artis yang diduga terlibat pelacuran daring dan dikendalikan oleh dua tersangka germo berinisial ES dan TN.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera di Surabaya, Jumat, mengatakan enam artis itu adalah berinisial ML, BS, FG, RF, AC dan TP.

"Karena ini sudah kita panggil. Tadi menyampaikan Kapolda sudah memanggil enam orang lagi, jadi kita surat panggilan ini sifatnya adalah memanggil seseorang dengan identitas seseorang nama seseorang," ucap Barung.

Barung mengatakan nama-nama ini telah dipanggil. Namun, minggu depan mereka dijadwalkan hadir untuk melengkapi data pemeriksaan.

"Oleh karena itu Pak Kapolda menyampaikan bahwa nama-nama dari ada yang akan kita panggil minggu depan secara keseluruhan. Enam orang ini yang akan kita panggil dalam rangka melengkapi pendidikan yang kita lakukan," ucapnya.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan mengatakan ada dua finalis Puteri Indonesia tahun 2016 dan 2017 yang termasuk dalam enam artis terduga kuat terlibat pelacuran daring dan dikendalikan ES serta TN.

Selain dua finalis Puteri Indonesia, ada dua artis sinetron di stasiun televisi swasta, dan dua lainnya merupakan artis FTV. []

Berita terkait
0
Cara BNPT Perangi Hoaks dan Konten Radikal di Medsos
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Suhardi Alius punya cara jitu memerangi penyebaran hoaks dan konten radikal.