Jakarta - PSM Makassar, yang menjadi runner up Liga 1 2018, tampil mengesankan di Piala AFC. Setelah lolos dari penyisihan grup dan mencapai semifinal zona Asia Tenggara, PSM berharap bisa melangkah lebih jauh. 

PSM mengukuhkan sebagai juara Grup H setelah mengalahkan Lao Toyota 3-0 di pertandingan terakhir penyisihan grup, Selasa 14 Mei 2019. Mereka mencatat rekor tak terkalahkan di grup tersebut. 

Pelatih Darije Kalezic mengungkapkan kepuasannya dengan pencapaian PSM. Menurutnya kemenangan ini tidak hanya untuk klub tetapi Indonesia yang mulai menunjukkan kemampuan di pentas sepak bola Asia. 

"Pemain tampil bagus di pertandingan ini. Kami memang ingin menang karena kami bertanding untuk Indonesia. Ini poin penting bagi Indonesia," kata Kalezic.

Sebagai juara Grup H, PSM menunggu hasil siapa yang menjadi runner up terbaik di Grup F, G atau H yang masih menyisakan satu pertandingan. Bila runner up terbaik dari Grup F, maka PSM bertemu juara Grup F. Di grup tersebut, klub dari Singapura Tampines Rovers bertengger di puncak klasemen dengan poin 13, disusul Hanoi FC (Vietnam) poin 10.

Grup G dipimpin klub asal Filipina, Ceres Negros yang memiliki poin 15. Sedangkan peringkat dua diduduki Becamex Binh Duong (Vietnam) dengan poin 10. 

Persija Jakarta yang berada di grup itu berada di peringkat tiga. Bila runner up terbaik berasal dari grup itu, maka tim tersebut yang menjadi lawan PSM di semifinal zona Asia Tenggara. 

Sebaliknya, bila runner up terbaik dari Grup H yang saat ini diduduki Home United, maka PSM akan bertemu juara Grup G, Ceres Negros. Ini bisa menjadi skenario terburuk karena Ceres Negro merupakan lawan tangguh dari zona ASEAN.  

Mengenai lawan di semifinal, Kalezic menyatakan siapa pun yang dihadapi, PSM ingin melangkah lebih jauh. Dia berharap bisa membawa PSM, yang menjadi wakil Indonesia, meraih sukses. 

"Sebagai wakil Indonesia, kami ingin melangkah lebih jauh," ujarnya. []

Baca juga: