UNTUK INDONESIA
Wagub Sulsel Minta Pasien Corona Dirawat di Makassar
Wagub Sulsel meminta kepada seluruh kabupaten/kota yang memiliki ODP, PDP dan OTG serta pasien positif Covid-19 agar dirujuk ke Makassar.
Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman. (Foto: Tagar/Pemprov Sulsel)

Makassar - Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman meminta kepada seluruh kabupaten/kota yang memiliki data ODP, PDP, OTG, dan pasien Covid-19, jika memungkinkan agar dibawa ke Rumah Sakit rujukan propinsi yang ada di Makassar.

“Ada penambahan yang signifikan dari angka sebelumnya. Tambahan puluhan kasus itu tersebar di beberapa daerah. Melihat kondisi yang ada dengan bertambahnya pasien positif Covid-19 di Sulsel, saya menghimbau agar semua pasien Positif Covid-19 dirujuk ke Makassar,” kata Sudirman, Minggu, 3 Mei 2020.

Sudirman menambahkan, agar penanganan pasien terfokus, maksimal, dan penyebaran tidak semakin meluas, juga agar tenaga medis tidak banyak yang tertular serta mengembalikan kabupaten dan kota jadi zona hijau, kita sudah siapkan karantina khusus ODP di Hotel, Positif OTG juga.

Saya menghimbau agar semua pasien Positif Covid-19 dirujuk ke Makassar.

“RS Rujukan Positif sudah ditetapkan sebentar lagi RS Sayang Rakyat juga. Kami ingin memetakan wilayah arena konsetrasi hanya di dedikatif hotel dan RS rujukan sehingga kota dan kabupaten kembali jadi Zona Hijau,” jelasnya.

Ia menambahkan, jika pasien menyebar susah untuk dikontrol karena berbaur dan tidak terkendali pergerakan baik ODP, PDP dan Positif.

Tapi kalau disatukan di tempat khusus sehingga kabupaten kota bisa fokus supply dan rujuk serta bujuk ODP, OTG Positifnya ke Makassar tempat yang telah disiapkan termasuk ODP dan OTG yang menyebar di Kota Makassar agar juga dikonsentrasikan segera karena baru beberapa yang sudah ditarik.

"Juga termasuk yang sedang dirawat jika mengkhawatirkan karena kondisi berat dan faktor resiko dan fasilitas RS daerah. Hal ini juga agar ekonomi daerah penopang pangan dan lainnya tetap bisa beraktivitas tanpa kepanikan berlebih yang bisa berdampak serta memberi efek ekonomi Sulsel lebih buruk dari perkiraan,” jelasnya.

Diketahui, data terakhir yang di catat oleh Tim Gugus Percepatan Penanganan Virus Corona atau Covid-19 Sulawesi Selatan mencatat hingga saat ini jumlah pasien positif terjangkit sebanyak 547 kasus.

Ada penambahan signifikan dari angka sebelumnya. Tambahan puluhan kasus itu tersebar di beberapa daerah seperti di Bone, Kota Makassar, Maros, dan Luwu Timur. []

Berita terkait
Pemprov Sulsel Buat Program Rekreasi Duta Covid-19
Pemprov Sulsel membuat program rekreasi duta Covid-19 yang merupakan program sistem karantina terpusat untuk mencegah penyebaran Virus Corona.
Mayat Bocah Tanpa Kepala Ditemukan di Sidrap Sulsel
Sesosok mayat tanpa kepala ditemukan mengapung di saluran irigasi Galung Aserae, Kelurahan Lakessi Kabupaten Sidrap Sulsel.
Gubernur Sulsel Pastikan Sembako di Sulsel Aman
Ketersediaan Sembako di bulan Ramadan hingga Idul Fitri di Sulawesi Selatan Aman.
0
Wagub Sulsel Minta Pasien Corona Dirawat di Makassar
Wagub Sulsel meminta kepada seluruh kabupaten/kota yang memiliki ODP, PDP dan OTG serta pasien positif Covid-19 agar dirujuk ke Makassar.