UNTUK INDONESIA
Virus Corona Bisa Sembuh dengan Sendirinya
Juru bicara penanganan virus corona Achmad Yurianto meyakini Covid-19 bisa sembuh dengan sendirinya tanpa vaksin khusus.
Juru bicara penanganan virus corona Achmad Yurianto di Kantor KSP, Jakarta, Kamis, 5 Maret 2020. (foto: Tagar/Popy Sofy).

Jakarta - Juru bicara penanganan virus corona Achmad Yurianto mengatakan penyembuhan virus corona bisa dilakukan tanpa obat, karena sejauh ini belum ditemukan ramuan medis untuk menyembuhkan orang yang terpapar Covid-19.

Tetapi jelas sekarang 50% sembuh sendiri dan menjadi baik.

Baca juga: MUI Sebut Konsumsi Babi Sebab Masuknya Corona di DKI

"Sampai dengan saat ini secara resmi World Health Organization (WHO) dan dunia belum menemukan obat yang spesifik untuk virus ini dan juga belum menemukan vaksin yang spesifik untuk virus ini. Tetapi sebagaimana layaknya virus pada umumnya, self limited desease," ucap Yurianto di Kantor Kepala Staf Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 5 Maret 2020.

Dia meyakini virus corona justru akan sembuh dengan sendirinya. Bahkan, menurutnya, 50% orang yang suspect Covid-19 telah dinyatakan positif sembuh tanpa obat.

"Tetapi jelas sekarang 50% sembuh sendiri dan menjadi baik. Kemudian, gambaran kasus nomor 1 dan nomor 2 tidak kemudian menjadi orang yang sakit dan ditempeli penuh dengan alat," ujarnya.

Untuk itu, dia mengimbau masyarakat dapat menjaga imunitas badan untuk mencegah tertular virus yang berasal dari Wuhan, China.

"Kalau daya tubuh kita baik maka virus ini akan turun. Sehingga, kemudian anjuran saran apapun yang terkait dengan penggunaan herbal dan lain-lain dalam konteks meningkatkan daya tahan tubuh bagus. Tapi bukan untuk membunuh virusnya, tetapi dalam rangka meningkatan daya tubuh nanti virus nya akan hilang dengan sendirinya," tuturnya. 

Baca juga: Akibat Virus Corona, Ibadah Haji Terancam Batal

Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan itu menambahkan, masyarakat yang panik seharusnya dapat mengantisipasi virus corona seperti penularan influenza dari individu lainnya. Yuri menegaskan, masyarakat tidak perlu panik berlebihan. 

"Sebenarnya bukan masyarakat kita tidak tahu. Bertahun-tahun kita berhadapan dengan influenza dan benar sudah respons kita. Di rumah kalau ada satu orang keluarga yang flu pasti kita katakan pakai masker, tidurnya dipisah, ini sebenarnya langkah-langkah yang sudah benar, Covid-19 itu juga influenza," kata dia. []

Berita terkait
RSUD Bantul Isolasi Dua Pasien Gejala Corona
RSUD Panembahan Senopati Bantul Yogyakarta mengisolasi dua pasien dengan gejala Covid-19.
Isu Corona, Empon-empon di Yogyakarta Laris Manis
Pasar Beringharjo di Yogyakarta diserbu pembeli temulawak, jahe, serai, kunyit, dan jahe merah. Orang-orang ini tak ingin tertular virus corona.
Corona, DPRD Desak Periksa Kesehatan TKA di Pessel
DPRD Kabupaten Pesisir Selatan memdesak pemerintah daerah serius menyikapi penyebaran virus corona yang sedang menghebohkan dunia.
0
Relaksasi Kredit, Bank di Daerah Masih Saja Menagih
Presiden Jokowi membuat kebijakan relaksasi kredit saat pandemi Covid-19, praktiknya petugas bank milik negara masih ada yang menagih bunga kredit.