Indonesia
Viktor S Sirait: Freeport Resmi Dikuasai Indonesia, Terimakasih Jokowi
PT Freeport Indonesia, kini resmi dikuasai sahamnya oleh Pemerintah RI.
Viktor S Sirait bersama Presiden Joko Widodo (Foto: Istimewa)

Jakarta, (Tagar 22/12/2018) - Tambang emas terbesar di Papua yang selama ini dikelola oleh PT Freeport Indonesia, kini resmi dikuasai sahamnya oleh Pemerintah RI. Ini setelah PT Inalum Persero (Tbk), resmi melakukan pembayaran senilai USD 3,85 miliar untuk divestasi saham 51 persen di PT Freeport Indonesia.

Ini menjadi sejarah baru, tambang emas yang selama puluhan tahun ini dikuasai oleh Amerika Serikat tersebut kini diambilalih oleh Indonesia. 

Viktor S Sirait dari Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP), menyatakan kekagumannya atas kesuksesan pemerintahan di bawah Presiden Jokowi yang sanggup mengambilalih tambang emas tersebut. 

Menurutnya, selama puluhan tahun, PT Freeport yang didukung Pemerintah AS, seakan menjadi momok yang tidak terjamah.

“Seorang Jokowi yang selama ini sering disebut tidak berani pada kekuatan asing, justru di tangannya Freeport bisa diambilalih,” ungkap Viktor. 

Dia menambahkan ketegasan dan kerja keras yang dilakukan oleh Jokowi melalui para menterinya, sekali lagi menunjukkan bagaimana tingginya nasionalisme Jokowi.

“Perlahan tapi pasti dia bisa membuktikan janji-janjinya dalam Nawacita untuk memberikan kesejahteraan bagi rakyatnya,” katanya. 

Dengan saham mayoritas dikuasai Indonesia, kata Viktor, maka hasil dari Freeport akan bisa diberikan untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia, khususnya bagi masyarakat Papua.

Dia melanjutkan, kerja-kerja dan nasionalisme Jokowi tak perlu diragukan lagi. Itu sebabnya, katanya, Jokowi harus berlanjut pada periode kedua unuk menuntaskan semua kerja-kerjanya selama ini yang sudah terbukti berjalan dengan baik dan mulai menunjukkan hasilnya terutama pembangunan infrastruktur.

“Lihat saja bagaimana pembangunan infrastruktur memberikan hasil pada perekonomian masyarakat. Semua program Jokowi harus berlanjut pada periode kedua agar bisa dituntaskan dengan baik,” tutupnya. []


Berita terkait
0
Mahfud MD: Hentikan Rasis, Kita Bersaudara
Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Mahfud MD meminta tidak ada lagi ungkapan bernada rasis.