UNTUK INDONESIA

Merebaknya prostitusi online atau pelacuran di Indonesia tak hanya dilakukan dari kalangan selebriti, tapi siapa saja bisa melakukan kejahatan kesusilaan dan melawan hukum. Sudah banyak "kupu-kupu malam" yang beroperasi dalam jaringan (daring) ditangkap dan ditahan polisi. Praktik asusila ini salah satunya bisa dijumpai di Twitter, seperti hashtag openbo.

Kegiatan ini melibatkan dua pihak yaitu orang yang menggunakan jasa layanan seksual dan pemberi layanan atau pekerja seks komersial (PSK). Tapi ada pihak lain yang juga terlibat dalam memudahkan dan memfasilitasi prostitusi online yakni germo atau mucikari. Berdasarkan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), orang yang memudahkan tersebut dapat diancam pidana. Jeratan lainnya adalah Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) karena menyebarkan muatan melanggar kesusilaan. Berikut video perbincangan antara Bapa Lukas dan Nona Wanda di Studio Tagar.