UNTUK INDONESIA
Video: Ricuh di Sidang Kasus Penipuan Siantar
Kericuhan terjadi seusai sidang putusan di Pengadilan Negeri Siantar, setelah hakim memutuskan vonis empat tahun penjara.
Screenshoot video seorang wartawan (kaus hijau) sengaja ditabrak saat melakukan peliputan usai sidang di PN Pematangsiantar, Kamis 15 Agustus 2019. (Foto: Tagar/Jonatan Nainggolan).

Siantar - Kericuhan terjadi di Pengadilan Negeri Pematangsiantar, Jumat, 15 Agustus 2019, setelah hakim memutuskan vonis empat tahun Rahmad, 56 tahun, terdakwa kasus penipuan dan penggelapan hingga mencapai Rp 1,2 miliar.

Di sela-sela wartawan yang melakukan fungsi sesuai dengan tugasnya, diduga kuat keluarga terdakwa Rahmad, melarang seakan menantang pewarta mengabadikan gambar dan video.

Lihat video lengkapnya di sini.






Berita terkait
Vonis 4 Tahun Eks Pejabat BNI Siantar Berujung Ricuh
Sejumlah emak-emak protes putusan hakim Pengadilan Negeri Kota Pematangsiantar, yang dinilai tidak adil dan kemudian berujung ricuh.
Video: Korban Penipuan di Siantar, Minta Tolong Jokowi
Nasabah yang didominasi emak-emak itu mengaku menjadi korban penipuan mantan Kepala Koperasi Swadarma BNI, hingga mencapai total Rp 1,2 miliar.
Emak-Emak di Siantar Cegat Mobil Pembawa Tahanan
Para nasabah yang didominasi emak-emak itu mengaku menjadi korban penipuan mantan Kepala Koperasi Swadarma BNI.
0
Moeldoko Bocorkan Posisi Jabatan di Kabinet Jokowi
Mantan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyebutkan akan tetap membantu Presiden Jokowi dalam periode 2019-2024.