UNTUK INDONESIA
USM Bantu Kurban untuk Warga Demak Langganan Banjir
Kampus USM di Semarang membantu hewan kurban ke Desa Bedono di Demak. Desa itu langganan banjir rob.
Rektor Universitas Semarang (USM) Andy Kridasusila menyerahkan bantuan sapi kurban ke warga langganan banjir rob di Demak, Jawa Tengah. (Foto: Humas USM)

Semarang - Universitas Semarang (USM) membantu hewan kurban untuk warga Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak. Desa Bedono adalah salah satu wilayah pesisir di pantai utara Jawa Tengah yang langganan banjir rob

Rektor USM Andy Kridasusila menuturkan perayaan Idul Adha menjadi momentum pihaknya untuk berbagi dengan masyarakat kurang mampu. Terlebih di masa pandemi Covid-19 banyak warga yang terdampak perekonomiannya. 

Sejak 2011 USM memiliki program USM Peduli.

Berkaca dari hal itu, USM lewat program USM Peduli tergerak untuk membantu warga sekitar kampus dan masyarakat lain yang kehidupannya memang butuh bantuan. Desa Bedono dipilih sebagai salah satu tempat penyaluran hewan kurban lantaran wilayah itu berada di pinggir laut dan kerap dilanda rob. 

“Sejak 2011 USM memiliki program USM Peduli, di antaranya peduli sosial yang mana kegiatan bersinggungan dengan masyarakat. Bertepatan dengan Idul Adha 1441 kami memberikan hewan kurban ke masyarakat Desa Bedono,” kata dia, Minggu, 2 Agustus 2020.  

Hewan kurban diserahkan langsung oleh Rektor Andy kepada Kepala Desa Bedono Agus Salim didampingi takmir masjid setempat KH Nashoha, sehari sebelum Idul Adha, Kamis, 30 Juli 2020.

“Semoga dengan penyerahan hewan kurban dari keluarga besar Yayasan Alumni Undip dan USM ini bisa bermanfaaat bagi warga Desa Bedono dan menjadi berkah bagi kami semua, baik USM maupun waga,” ujar dia. 

Andy menambahkan bantuan itu diharapkan mampu mendorong pemerintah dan pihak lain untuk lebih memperhatikan kehidupan warga pesisir. Ia berharap kualitas hidup masyarakat setempat bisa meningkat, baik tingkat pendidikan, ekonomi, maupun lingkungan, sehingga bisa berperan lebih aktif dalam pembangunan. 

Baca juga: 

Sementara Kepala Desa Bedono Agus Salim sangat mengapresiasi dan atas bantuan tersebut. Menurutnya, Desa Bedono baru pertama kali mendapatkan bantuan hewan kurban sapi.

“Kami berharap bantuan hewan kurban ini bisa berdampak positif. Tali silaturahmi ini kami harap tidak cukup sampai di sini. Ke depan kami juga berharap USM bisa memberikan kontribusi dan kepedulian terhadap warga Bedono," kata dia.

Selain membantu kurban Desa Bedono, USM juga membantu dua ekor sapi untuk warga sekitar kampus dan internal karyawannya. Juga menyerahkan seekor kambing ke Musala Sumber Hidayah di Dukuh Sumengko, Desa Kuripan, Kecamatan Karangawen, Demak. []

Berita terkait
Distan Semarang Temukan Jeroan Kurban Tak ASUH
Dinas Pertanian Kota Semarang menemukan jeroan tak ASUH dari 48 hewan kurban. Jeroan itu dibuang, tidak dibagikan ke warga.
Sapi Pemakan Sampah di TPA Semarang Tak Layak Kurban
Distan Kota Semarang menyatakan sapi yang dilepasliarkan di TPA Jatibarang tak layak untuk dijadikan hewan kurban. Apa alasannya?
Hasil Pemeriksaan Hewan Kurban Distan Semarang
Dinas Pertanian Semarang melakukan pemeriksaan terhadap hewan kurban yang diperjualbelikan pedagang jelang Idul Adha.
0
USM Bantu Kurban untuk Warga Demak Langganan Banjir
Kampus USM di Semarang membantu hewan kurban ke Desa Bedono di Demak. Desa itu langganan banjir rob.