UNTUK INDONESIA
UAS: Saya Bukan Membawa Fitnah, Tapi Perdamaian
Ustaz Abdul Somad (UAS) menyerukan persatuan umat dalam kedatangannya untuk berdakwah di Kabupaten Bangka pada Selasa, 3 September 2019.
Abdul Somad. (Foto: Instagram/Ustaz Abdul Somad)

Jakarta- Penceramah kondang Ustaz Abdul Somad (UAS) menyerukan persatuan umat dalam kedatangannya untuk berdakwah di Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Selasa, 3 September 2019.

"Kedatangan saya di Bangka Tengah untuk berdakwah, menyerukan persatuan umat dan membawa rahmat, bukan membawa fitnah dan perpecahan," kata UAS dalam di Koba, Selasa, 3 September 2019, seperti diberitakan Antara.

UAS akan mengisi kuliah subuh di Masjid Jamaitul Khoir di Kecamatan Namang pada Rabu 4 September 2019.

UAS mengatakan kehadirannya di Bangka tersebut dalam rangka memenuhi undangan pemerintah daerah untuk mengisi ceramah agama peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1441 Hijriah.

"Alhamdulillah saya disambut sangat istimewa dari Bupati Bangka Tengah Ibnu Saleh, saya juga sudah diajak berkeliling, ini daerah yang berkecukupan yang diciptakan Allah SWT," ujar dia.

UAS dijadwalkan mengisi ceramah agama di Masjid Agung Arraihan Koba pada pukul 20.00 WIB. Bahkan dia juga akan mengisi kuliah subuh di Masjid Jamaitul Khoir di Kecamatan Namang pada Rabu 4 September 2019.

Memang kedatangan Abdul Somad ke Bangka sudah direncanakan sejak satu tahun yang lalu. Tetapi, baru ditahun 2019 bisa dipenuhi. [] 

Baca juga: 

Berita terkait
Jalan Ustaz Abdul Somad Meraih Gelar Pendidikan
Ustaz Abdul Somad yang tersandung masalah hukum memiliki segudang prestasi mulai dari gelar di dunia pendidikan hingga karya-karya ilmiah.
GP Ansor Tanggapi Kontroversi Ustaz Abdul Somad
Ketua GP Ansor Gus Yaqut menanggapi dakwah kontroversial Ustaz Abdul Somad yang menyebut istilah salib dan jin kafir.
Polisi Masih Pelajari Laporan Ustaz Abdul Somad
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan masih perlu waktu mempelajari laporan terhadap Ustaz Abdul Somad (UAS).
0
Rusuh di Penajam Pasir Utara Berawal dari Penganiayaan
Kerusuhan yang terjadi karena dipicu kejadian penikaman pada Rabu, 9 Oktober 2019 lalu. Namun kemudian dikaitkan dengan konflik suku.