Jakarta, (Tagar/2/3) - Twitter kembali mengumumkan pembaharuan untuk mencegah kemunculan konten kasar dengan memanfaatkan aplikasi teknologi dan metode tertentu untuk mengontrol sekaligus mengkomunikasikan langkah-langkah yang tepat dalam menolak konten kasar," kata VP Engineering Twitter, Ed Ho, melalui siaran pers.

Adapun bentuk pembaharuan keamanan Twitter ialah mengambil tindakan dengan membatasi fungsi akun tertentu dalam kurun waktu tertentu, seperti misalnya hanya mengizinkan pengikutnya untuk melihat Tweet mereka.

Peraturan ini akan diberlakukan bagi akun yang telah berulang kali mencuitkan ajakan kepada pengguna lain untuk terlibat dalam pola perilaku yang melanggar Peraturan Twitter. Kemudian Twitter memperkenalkan pilihan filter baru untuk notifikasi kepada pengguna berupa kontrol terhadap apa yang ingin mereka lihat dari akun-akun tertentu seperti misalnya akun-akun yang tidak memiliki foto profil, alamat e-mail ataupun nomor ponsel yang tidak terverifikasi.

Twitter juga terus meningkatkan transparansi dan keterbukaan proses pelaporan. Pengguna akan mulai mendengar lebih banyak tentang akun atau Tweet yang telah dilaporkan pengguna, baik ketika mereka melaporkan pelecehan yang ditargetkan pada pengguna tersebut atau akun lain. (wwn)