Palembang, (Tagar 4/1/2018) – Akibat tenggelamnya Speedboat Awet Muda di perairan Tanjung Serai Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Rabu (3/1) sekitar pukul 18.00 WIB, tim gabungan yang terdiri atas Basarnas Palembang, Polairud, dan TNI AL terus melakukan pencarian terhadap 11 korban yang belum ditemukan.

Kepala kantor Basarnas Palembang Toto Mulyono mengatakan, setelah mendapat kabar terjadinya kecelakaan, tim gabungan yang terdiri atas Basarnas Palembang, Polairud dan TNI AL telah turun ke TKP baik untuk melakukan evakuasi korban selamat maupun yang meninggal dunia, termasuk melakukan pencarian korban yang hilang.

“Hari ini kami melanjutkan proses pencarian terhadap korban yang belum ditemukan, untuk fokus pencarian di titik koordinat bagan 13 tempat karam Speedboat Awet Muda yang mengangkut 55 penumpang," kata Toto Mulyono di Palembang, Kamis (4/1).

Ia menambahkan, proses pencarian korban hilang akan dilakukan sampai seluruh korban berhasil ditemukan dengan mengerahkan empat unit kapal dan dua puluh lima personel.

“Kami mohon doanya agar cuaca bersahabat sehingga seluruh korban yang hilang segera ditemukan," kata dia.

Diterjang Ombak

Kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) di perairan Sumatera kembali terjadi. Kali ini speedboat yang membawa para penumpang tenggelam diterjang ombak tinggi di perairan Sumatera.

Sebanyak 13 orang penumpang tenggelam karena tidak bisa menyelamatkan diri.

Insiden terjadi pada Rabu, 3 Januari 2018 sekitar pukul 18.00 WIB. Satu unit speedboat yang membawa 55 orang penumpang dari Karang Agung Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) ke Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel).

Speedboat berlabel Awet Muda yang dinakhodai Adi melewati Perairan Tanjung Sere, Kabupaten Banyuasin, Sumsel. Karena kondisi cuaca yang buruk, ombak di Perairan Tanjung Sere mulai meninggi.

Kapal cepat tersebut langsung dihantam ombak yang tinggi, sehingga mengakibatkan haluan speedboat patah dan langsung tenggelam. (ant/yps)