UNTUK INDONESIA
Berita Purwokerto Terkini

Pengkinian berita Purwokerto, Ibu Kota Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah yang terletak di selatan Gunung Slamet. Di Kota Wisata ini terdapat museum Bank Rakyat Indonesia karena daerah ini menjadi tempat berdirinya bank pertama kali. Selain itu, terdapat toko roti tertua, yakni Toko Roti Go. Daerah ini banyak melahirkan pahlawan nasional sehingga mendapat julukan sebagai Kota Kesatria. Destinasi wisata indah untuk dikunjungi yakni, Baturraden, Baturraden Adventure Forest (BAF), Pancuran Pitu Baturraden dan Goa Sarabadak, dan Pendakian Gunung Slamet.

Pasien RS Ananda Purwokerto Terjun dari Lantai Tiga
Diduga depresi, pasien RS Ananda Purwokerto, Banyumas, nekat terjun dari lantai tiga. Ia selamat, hanya luka lecet dan memar.
GOR Satria Purwokerto Dibuka, Ini Prosedur Masuknya
Kabar menggembirakan datang dari GOR Purwokerto, Banyumas. Area olahraga itu dibuka lagi meski dibatasi dan ada prosedur yang wajib dijalankan.
Social Distancing Covid-19 ala KAI Daop 5 Purwokerto
Operasional kereta api tetap berjalan normal. Namun KAI Daop 5 Purwokerto menerapkan social distancing demi mencegah penyebaran Covid-19.
Dua WNA China Dirawat di RS Purwokerto, Kena Corona?
Dua WNA China dirujuk ke RS di Purwokerto. Satu negatif corona, satu lagi masih observasi tim medis.
Cantiknya Kuning Mekar Tabebuya di Purwokerto
Kuning bermekaran bunga tabebuya membuat cantik sudut-sudut Kota Purwokerto di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Membuat nyaman pejalan melintas.
Menjajal Wisata Safari Offroad di Baturaden
Baturaden di Banyumas, Jawa Tengah, selain menjadi track pendakian Gunung Slamet, juga digunakan sebagai jalur offroad komunitas otomotif.
Penjual Buku Bekas di Purwokerto Sarjanakan 6 Anak
Seorang perempuan tua sibuk menata buku dan majalah bekas di kios pojok dekat tangga di Pasar Pratistha Hasta selatan Masjid Agung Purwokerto.
Taman Edukasi Senilai 2 Miliar di Purwokerto, Dibongkar
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwokerto membongkar Taman Edukasi Sumber Daya Air (TESDA) senilai Rp 2 Miliar.
Kemkominfo dan GMKI Minta Mahasiswa Lawan Hoaks
PP GMKI dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) meminta mahasiswa secara giat melawan berita bohong atau hoaks.
Warga Purwokerto: Saya dari Rumah Jam Tujuh Pagi, Pengin Lihat Jokowi
Antusiasme ribuan warga Purwokerto di GOR Satria. 'Saya dari rumah jam tujuh pagi, pengin lihat Jokowi.'
Kampanye di Banyumas, Jokowi Bahas Mendoan
Jokowi bahas mendoan di depan ribuan pendukungnya saat kampanye di Banyumas.
Achmadi Setelah 20 Tahun Menanti
Achmadi setelah 20 tahun menanti, usia kini 91 tahun, calon haji tertua di Banyumas, siap naik burung besi menuju tanah suci.
Ramadhan, Menikmati Syahdunya Gerimis Baturraden
Ramadhan, menikmati syahdunya gerimis Baturraden. Rintiknya menari bagaikan nyanyian merdu yang memecah kesunyian.
Akademisi: Pancasila Menghadapi Tantangan Aksi Terorisme dan Radikalisme
Akademisi: Pancasila menghadapi berbagai tantangan di era globalisasi dan derasnya arus informasi, di antaranya aksi terorisme dan radikalisme.
MUI: Euforia Peringatan Hari Jadi Pancasila Tanda Kesadaran Masyarakat
MUI: euforia peringatan hari jadi Pancasila tanda kesadaran masyarakat akan pentingnya menghidupkan, membumikan dan mengamalkan Pancasila.
Guru Tampar Siswa, Menteri Yohana: Kejadian di Purwokerto Harus Ditindak Tegas
Anak tidak boleh mendapatkan tindak kekerasan dan kejahatan oleh pendidik,karena itu kejadian di Purwokerto harus ditindak tegas agar tidak terulang.
Guru Tampar Siswa, Menteri Yohana: Hukuman Harus Logis Bagi Anak
"Pendisiplinan murid harus positif agar hukuman yang diterima anak bersifat logis."
Guru Tampar 9 Siswa, Pak Kepsek: Sementara Ia Non-Aktif Mengajar
Kepala sekolah SMK Kesatrian Purwokerto, Agung Budiono mengatakan guru yang menampar 9 siswa itu sudah dinonaktifkan mengajar.
Guru Penampar 9 Siswa: Sakit yang Kalian Rasa Itu Sebagai Pengingat
"Kalian sudah benar-benar keterlaluan sehingga saya gunakan itu sebagai hukuman."
Guru Tampar 9 Siswa, Pihak Sekolah: Yang Salah Adalah Anak yang Unggah Video ke Media Sosial
"Kesalahan ada pada anak yang menge-share sebetulnya. Kalau tidak di-share kan sebetulnya tidak ada masalah."
Begini Kronologi Guru Mengelus Pipi Siswa Kemudian Menamparnya Sekuat Tenaga
Guru itu menampar satu persatu dari 9 muridnya, hanya karena anak-anak itu sarapan di kantin.
Load more ...