UNTUK INDONESIA
Berita Pasal Santet Terdepan

Menayangkan berita mengenai pasal santet, sebutan untuk undang-undang di Indonesia yang ditujukan kepada seseorang yang didakwa melakukan santet atau tindakan merugikan dengan menggunakan ilmu sihir. Hal itu tercantum dalam Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Pasal 293. Ahli hukum pidana Barda Nawawi Arief mengatakan itu merupakan perluasan dari Pasal 162 KUHP yang mengatur larangan membantu tindak pidana. Pro dan kontra tentang ini sudah ada sejak 1990-an, tapi baru disetujui pada 17 November 2016. Untuk mendalaminya, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) melakukan studi banding ke Belanda, Inggris, Prancis, dan Rusia.

Jangan Percaya Santet Itu Hanya Sihir
Banyak orang yang menampik santet, tapi kenyataannya banyak pula korban santet yang menderita sepanjang hidupnya
Psikiater Buang Muka Ketika Dengar Soal Santet
Sebagian orang menampik santet, tapi dari pengalaman menunjukkan justru banyak orang yang menampik santet justru mempercayai perdukunan
RKUHP Abaikan Penderitaan Korban Santet
RKUHP memasukkan pasal santet, pasal itu lebih melindungi dukun santet sehingga mengabaikan derita korban santet yang merana sepanjang hidup
Pembantaian Ratusan Dukun Santet Sebelum RUU KUHP
21 tahun lalu sebelum Pasal 293 RUU KUHP dibahas, ratusan dukun santet di Banyuwangi dibantai.
DPR Sebut Pasal Santet Melindungi Sosok Diduga Dukun
Anggota Komisi III DPR sebut Pasal santet yang hadir di RUU KUHP untuk mendukung seseorang diduga dukun.
Adakah Pasal Santet Dalam RUU KUHP?
Belum adanya payung hukum soal santet dan perdukunan di Indonesia membuat definisi baru tentang dua hal mistis tersebut di RUU KUHP.
Load more ...