UNTUK INDONESIA
Survei Alvara: Jokowi Unggul di Jakarta, Jabar, dan Banten
Hasanuddin menambahkan, di Jakarta elektabilitas Jokowi sebesar 55,6 persen dan Prabowo Subianto mendapat 25,4 persen.
Jaket Merah Jokowi | Presiden Joko Widodo berekspresi usai menyaksikan atlet wushu putri Indonesia Lindswell Kwok berlaga dalam nomor Taijijian Putri Wushu Asian Games 2018 di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Senin (20/8/2018). (Foto: Antara/INASGOC/Ismar Patrizki)

Jakarta, (Tagar 23/8/2018) - Lembaga penelitian Alvara Research Center melakukan survei elektabilitas calon presiden di tiga provinsi yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten. 

Hasilnya, Jokowi unggul di tiga provinsi tersebut. Survei dilakukan sebelum pendaftaran capres-cawapres. 

"Elektabilitas di awal Agustus 2018 sebelum pendaftaran pasangan Capres-Cawapres, Joko Widodo lebih unggul dibandingkan Prabowo masing-masing di provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten," ujar CEO Alvara Research Center Hasanuddin Ali dalam hasil survei di Jakarta, Kamis (23/8), mengutip Antara. 

Hasanuddin menambahkan, di Jakarta elektabilitas Jokowi sebesar 55,6 persen dan Prabowo Subianto mendapat 25,4 persen. Di Jawa Barat, elektabilitas Joko Widodo 47,7 persen dan Prabowo 34,4 persen, sedangkan di Banten elektabilitas Joko Widodo 56 persen diikuti Prabowo 28,7 persen. 

Hasanuddin mengatakan meskipun unggul, namun keunggulan Joko Widodo belum aman, terutama di Jawa Barat. Di Jawa Barat dengan selisih hanya 13,2 persen, elektabilitas kedua kandidat akan semakin ketat seiring dengan berlangsungnya berbagai kampanye dari kedua pasang kandidat. 

"Dibandingkan DKI Jakarta dan Banten, masyarakat Jawa Barat memiliki tingkat kepuasan publik yang rendah terhadap kepemimpinan Jokowi-JK. Hal ini, menjadikan wilayah tersebut akan menjadi ladang pertempuran yang sangat sengit diantara kedua pasang kandidat," kata Hasanuddin.

Survei di DKI Jakarta menggunakan multi-stage random sampling dengan melibatkan responden berusia 17 tahun ke atas. Sampel tersebar di DKI Jakarta sebanyak 1.237 responden. Rentang margin of error sebesar 2,84 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. 

Survei di Jawa Barat juga menggunakan multi-stage random sampling dengan melibatkan responden berusia 17 tahun ke atas. Sampel diambil di Jawa Barat sebanyak 1.200 responden. Rentang margin of error sebesar 2,88 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Sementara survei di Banten menggunakan multi-stage random sampling dengan melibatkan responden berusia 17 tahun ke atas. Sampel tersebar di Banten sebanyak 1.201 responden. Rentang margin of error sebesar 2,88 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.***

Berita terkait
0
Fachrul Razi Jadi Menteri Agama di Kabinet Jokowi?
Sosok Fachrul Razi dikabarkan akan menggantikan Lukman Hakim Saifuddin sebagai Menteri Agama (Menag).