Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati akan mempertimbangkan pemberian insentif bagi daerah yang menarik minat investor. Daerah tersebut biasanya mampu meningkatkan indikator pembangunan.

"Daerah yang memang betul-betul meningkatkan iklim investasinya, akan kita pikirkan untuk dimasukkan dalam kriteria sebagai penerima insentif daerah," kata Sri Mulyani usai mengikuti Rapat Kerja dengan Komisi XI DPR RI di Kompleks Parlemen l, Senayan, Jakarta, Senin, dikutip dari Antara.

Daerah yang memang betul-betul meningkatkan iklim investasinya, akan kita pikirkan untuk dimasukkan dalam kriteria sebagai penerima insentif daerah.

Pemerintah melalui Kementerian Keuangan akan mempertimbangkan pemberian insentif tersebut, sehingga meningkatkan iklim investasi dan ekspor mulai dari daerah. Namun, untuk mendapat investasi, daerah itu perlu memenuhi beberapa indikator pembangunan. Salah satunya adalah indikator tata kelola daerah.

Pemberian insentif sebagai upaya menyelaraskan pemerintah pusat dan daerah dalam meningkatkan minat investasi. Setiap daerah perlu berlomba-lomba memperbaiki kriteria untuk menarik investasi dan meningkatkan ekspor.

Urgensi dari semakin meningkatnya kepentingan untuk memperbaiki iklim investasi, menurut istri Tony Sumartono itu, sejalan dengan usaha pemerintah yang telah membuat sistem perizinan terintegrasi atau Online Single Submission (OSS).

Apa itu OSS?

OSS adalah Perizinan Berusaha yang diterbitkan oleh Lembaga OSS untuk dan atas nama menteri, pimpinan lembaga, gubernur, atau bupati atau wali kota kepada pelaku usaha melalui sistem elektronik yang terintegrasi.

Sistem ini digunakan dalam pengurusan izin berusaha oleh pelaku usaha, yang syaratnya yaitu 

- Berbentuk badan usaha maupun perorangan. 

- Usaha mikro, kecil, menengah maupun besar. 

- Usaha perorangan atau badan usaha baik yang baru maupun yang sudah berdiri sebelum operasionalisasi OSS. 

- Usaha dengan modal yang seluruhnya berasal dari dalam negeri, maupun terdapat komposisi modal asing. []

Baca juga: