Si Jago Merah Lahap 20 Hektare Lahan di Ogan Ilir

Personel Manggala Agni, BPBD, TNI, dan Polri sejak kemarin berupaya menjinakkan api dengan cara manual, mobil tangki, dan mesin sibaura.
Ilustrasi Kebakaran (Foto: Dok. Tagar)

Jakarta - Kebakaran menghanguskan lahan tidur seluas 20 hektar di wilayah Ogan Ilir, Sumatera Selatan (Sumsel). Hingga Kamis, 29 Juli 2021 pagi sekira pukul 10.00 , api masih belum berhasil dipadamkan.

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ini terjadi Desa Sungai Rambutan, Kecamatan Indralaya Utara, Ogan Ilir, Rabu (28/7/2021) mulai pukul 15.00 WIB. Titik api berada di koordinat -3°29'15.0"S 104°36'02.0"E.

Kabid Penanganan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel Ansori menuturkan, karhutla berada di lahan tidur dengan vegetasi semak belukar. Sementara itu, pemilik lahan belum diketahui dan masih diselidiki.

"Luas lahan yang terbakar kemarin sekitar 20 hektar, api sampai sekarang masih belum padam karena sampai semalam baru sekitar 7 hektar yang dipadamkan," kata Ansori, hari ini.

Personel Manggala Agni, BPBD, TNI, dan Polri sejak kemarin berupaya menjinakkan api dengan cara manual, mobil tangki, dan mesin sibaura.

Para petugas memanfaatkan air yang cukup tersedia di kanal-kanal tak jauh dari lokasi kebakaran.


Luas lahan yang terbakar kemarin sekitar 20 hektar, api sampai sekarang masih belum padam karena sampai semalam baru sekitar 7 hektar yang dipadamkan.


"Api belum padam total, masih menyisakan api kecil yang tidak bisa lagi dijangkau. Hari ini dilanjutkan pemadaman," katanya.

Sedangkan, sumber atau penyebab munculnya titik api belum diketahui. Api cepat membesar didukung lahan kering lantaran sudah cukup lama tidak diguyur hujan.

"Kami imbau semua pihak waspada karena sebentar lagi puncak kemarau. Ada api kecil saja bisa cepat meluas jika tidak segera dipadamkan," ujarnya. []

Baca Juga: Kebakaran Vegetasi di Lereng Gunung Merapi

Berita terkait
Kebakaran Gudang Gas dan Mebel Jakbar, Kerugian Rp 1 Miliar
Sebanyak 15 unit mobil pemadam kebakaran dan 75 personel dikerahkan untuk memadamkan api.
Lagi-lagi Terjadi Kebakaran di Kabupaten Bener Meriah
TNI, Polri dan warga membantu petugas pemadam kebakaran untuk memadamkan api yang menghanguskan ruma warta Kabupaten Bener Meriah, Aceh
Kebakaran Kampung di Bener Pepanyi, Bener Meriah, Aceh
Tiga rumah milik warga di Kampung Bener Pepanyi, Keca Permata, Kab Bener Meriah, Aceh, 6 Juni 2021, pukul 11.15 WIB
0
IMF: Kripto Tidak Mungkin jadi Uang Resmi Negara!
Kripto tidak mungkin di jadikan sebagai mata uang acuannya di negara-negara dengan inflasi dan nilai tukar yang stabil,