UNTUK INDONESIA
Seorang Polisi di Siantar Dikeroyok, Kepalanya Bocor
Seorang anggota Polres Simalungun dikeroyok di Jalan Serdang, Kelurahan Martoba, Siantar Utara, Kota Pematangsiantar.
Bripka JG menjalani perawatan medis di rumah sakit. (Foto: Tagar/Istimewa).

Pematangsiantar - Seorang anggota Polres Simalungun dikeroyok di Jalan Serdang, Kelurahan Martoba, Siantar Utara, Kota Pematangsiantar, Rabu 11 September 2019 malam. Hingga kini, belum diketahui apa penyebab pasti pengeroyokan tersebut.

Informasi dihimpun, polisi berinisial JG, berpangkat Bripka dan bertugas di Polsek Pamatang Raya, Polres Simalungun, Sumatera Utara.

Penelusuran Tagar, sebelum kejadian warga setempat mengatakan semula Bripka JG dan seorang pria (belum diketahui identitasnya) sempat terlibat adu mulut dan berujung pada pengeroyokan. Akibat pengeroyokan itu, JG mengalami luka di bagian kepala.

"Yang kami dengar semalam ceritanya ribut-ribut mulut. Tapi enggak tahulah persis jalan ceritanya cemana. Siapa yang duluan mukul," ucap seorang warga enggan ditulis namanya, Kamis 12 September 2018 petang.

Ya, tadi malam masuk, dirawat inap. Masih dirawat sampai sekarang

"Pak polisi itu ke sini naik kereta (sepeda motor). Cuma kami dengar, berdarah-darah kepala belakang Pak Polisi itu dan dibawa ke rumah sakit, dipukuli pake batu. Katanya lebih dari satu orang yang memukuli," sambungnya.

Hal itu dibenarkan Humas Rumah Sakit Vita Insani (RSVI) Kota Pematangsiantar, Trisno Munthe. Trisno menyebut, Bripka JG tengah menjalani perawatan medis di RSVI.

"Ya, tadi malam masuk, dirawat inap. Masih dirawat sampai sekarang," kata dia, Kamis 12 September 2019.

Menanggapi hal itu, Kanit Jahtanras Satuan Reskrim Polres Pematangsiantar, Iptu Yuken Saragih mengatakan, pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap pelaku. "Sabar, masih dalam pencarian," ujarnya singkat.

Di tempat terpisah, Kasubbag Humas Polres Simalungun Iptu Lukman Hakim Sembiring membenarkan kejadian dan menyebut seorang anggota polisi yang dikeroyok tersebut merupakan anggota Polres Simalungun.

Dikatakannya, saat itu Bripka JG sedang melaksanakan tugasnya di seputaran lokasi kejadian, guna menyelidiki seorang terduga pelaku penganiayaan yang lari ke area TKP.

"Sudah, sudah saling koordinasi dengan pihak Jahtanras Polres Siantar," katanya. []

Berita terkait
Siantar Kota Kriminal? DPRD: Perlu CCTV di Titik Rawan
Anggota DPRD Kota Pematangsiantar percaya kalau penggunaan kamera pengawas bisa mengurangi angka kriminalitas.
Kasus OTT BPKD, Ajudan Walikota Siantar Diperiksa Polda
Akan tetapi, hal demikian langsung dibantah Kasubdit III Tipidkor, Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumatera Utara.
DPRD Siantar Sebut Hefriansyah Pemimpin Sombong
Hubungan Wali Kota Pematangsiantar Hefriansyah Noor dan Sekretaris Daerah (Sekda) Budi Utari Siregar tidak harmonis.
0
Pesan PP Muhammadiyah soal Pilkada 2020
Pilkada serentak pada 2020 ada 270 daerah. Muhammadiyah berharap pilkada jujur dan kerukunan bangsa tetap terjaga.