Jakarta, (Tagar 4/8/2018) - Setiap manusia dengan rasa syukurnya masing-masing, dengan kebahagiaan masing-masing. Setiap manusia juga tidak selalu mendapatkan kesenangan dalam hari-harinya. Demikian pula dengan Grace Natalie Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang juga seorang anak, kakak, istri, dan ibu. 

Berikut 11 fakta Grace Natalie disampaikan pada Tagar News, Selasa (31/7).

1. Menangis Saat Jeda Siaran

Grace NatalieGrace Natalie (kedua dari kanan) dulu pembawa acara, sekarang bintang tamu. (Foto: Instagram/Grace Natalie)

Berani jatuh cinta harus berani patah hati. Berani tidak berani pada umumnya semua manusia dalam hidupnya mempunyai pengalaman jatuh cinta dan patah hati. Demikian pula dengan Grace Natalie. 

Grace pernah merasakan patah hati, pada masa itu ia belum menikah, sampai tak kuasa menahan air mata. Saat itu ia masih wartawan tepatnya pembawa berita televisi. Pada saat jeda iklan, tangisnya pecah. 

Sekuat daya upaya Grace menguatkan hati, sehingga ketika iklan berlalu, ia harus dalam posisi siap menjalankan tugas, membaca berita.

2. Dua Kali Keguguran

Grace NatalieGrace Natalie penampilannya saat hamil. (Foto: Instagram/Grace Natalie)

Grace mengalami apa yang namanya darahnya kental, luka cepat kering. Ketika mengandung, bagian organ tubuhnya yang seharusnya menyalurkan makanan pada janin, berada dalam kondisi mampet, mengakibatkan janinnya meninggal dalam kandungan. Ia mengalami keguguran sampai dua kali.

3.  Tak Suka Anaknya Diekspos 

Grace Natalie dan AnakGrace Natalie dan putranya tampak belakang, kompak dalam penampilan bernuansa senada. (Foto: Instagram/Grace Natalie)

Grace memiliki dua buah hati, panggilan mereka Kenzo dan Kael. Kenzo berusia 4 tahun, sekolah taman kanak-kanak. Kael usianya hampir dua tahun.

"Lagi lucu-lucunya," kata Grace tentang Kael. 

Ia dengan kesibukannya sehari-harinya di luar rumah tak bisa dipastikan jam berapa sampai rumah.

"Pulang nggak jelas jam berapa, jam sepuluh malam sampai rumah, anak-anak sudah tidur. Kalau weekend ada acara tapi tiba-tiba cancel, saya pulang lebih awal," tutur Grace.

Grace secara terus terang mengatakan tak suka anak-anaknya diekspos media. Ia mencontohkan apa yang ia pernah saksikan di media sosial, di antaranya bagaimana anak-anak Presiden Jokowi dijadikan meme dengan narasi yang melecehkan. Ia tak mau hal serupa terjadi pada anak-anaknya. 

Walaupun demikian, Grace tidak tertutup sama sekali mengenai kehidupan pribadinya. Ia unggah juga beberapa foto anaknya di Instagram, ada yang tampak belakang, ada pula yang tampak depan, terutama ketika anak-anak masih bayi.

4. Suami Tidak Berpolitik

Grace NatalieGrace Natalie dan suami, Kevin Osmond. (Foto: Instagram/Grace Natalie)

Grace Natalie pada 8 Oktober 2016 mengunggah foto dirinya bersama suami, Kevin Osmond, di akun Instagram dengan catatan, "Thanking God for the 5 amazing years we've spent together. Happy anniversary hubby! And yes, I want to grow old with you too."

Ia bercerita, pertemuannya dengan Kevin, "Ada yang mengenalkan."

Kevin bergiat pada bidang digital start up, salah satu pendiri tiket dot com. "Ia kuliah di bidang itu, tapi dia banyak belajar otodidak," kata Grace. 

Website PSI, "Dia yang buat." Selebihnya Kevin tidak turun dalam politik praktis. "Dia nggak di PSI, tapi support PSI. Kegiatan saya, dia tahu," kata Grace.

5. Ayah Meninggal Karena Kanker Paru-paru

Grace NatalieGrace Natalie. (Foto: Tagar/Gemilang Isromi Nuari)

Grace bercerita ketika ia baru bekerja di antv, ayahnya, Brata Ngadiman, meninggal karena kanker paru-paru. 

"Di Indonesia saya merasakan, takut banget sakit, pengobatan mahal belum tentu sembuh," katanya. 

Anna Clementine, ibunda Grace, ibu rumah tangga, ayahnya ketika sehat adalah seorang wiraswasta. Keluarga Grace harus mengambil pinjaman sampai menjual rumah untuk membayar pengobatan. 

"Utang 100 juta rupiah, saya yang cicil. Saya ingat banget, dicicil dari gaji, tiap bulan tiga juta rupiah untuk menyicil utang," kenang Grace. "Nggak ada warisan. Itu rumah dijual sebagian untuk pengobatan dan yang lain. Selain itu nggak ada. Habis."

Ia sulung dari tiga bersaudara. Waktu itu adik-adiknya belum bekerja. 

6. Cuti untuk Side Job 

Grace NatalieGrace Natalie dalam penampilan bertema Tahun Baru China. (Foto: Instagram/Grace Natalie)

Grace mengenang, setelah ayahnya tiada, ekonomi keluarga oleng.

"Saya merasa gaji satu bulan cukup untuk satu bulan. Gaji 12 juta rupiah dipotong tiga juta rupiah untuk cicil utang," Grace menerawang seperti mengingat sesuatu. "Itu tahun 2008, antv presenter 10 juta rupiah," ia merevisi ucapan sebelumnya.

Ia berpikir bagaimana mengatasi situasi sulit dalam keluarganya itu.

"Saya cari side job. Cuti untuk side job, jadi MC, moderator. 12 hari cuti habis untuk side job. Nggak ada libur," katanya. "Lumayan, tiga juta untuk cicilan (utang), lima juta saya kasih mama."

Grace belajar banyak hal dalam situasi krisis itu, dengan totalitas bekerja sebagai MC atau moderator ia menguasai RUPS (rapat umum pemegang saham), penerbitan obligasi. 

"Aku jadi suka banget, kerja jadi gampang. Perbulan dapat enam juta rupiah. Awalnya menggantikan orang, di situ karena total lebih awal, briefing ikut, service full kalau diajak omong, minta kontak, berkembang ke EO (event organizer) berikutnya," ujarnya.  

Ketika akhirnya Grace masuk politik, "Yah kehilangan MC deh," Grace menirukan ucapan di antara mereka yang merasa kehilangan.

7. Sempat Terpikir Ajak Gibran dan Kaesang Gabung PSI

Grace NatalieGrace Natalie bersama Kaesang Pangarep dan Giring Nidji dalam pernikahan Kahiyang Ayu. (Foto: Instagram/Grace Natalie)

Grace mengaku sempat terpikir untuk mengajak anak-anak Presiden Joko Widodo bergabung dalam partai yang ia pimpin, Partai Solidaritas Indonesia. 

Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangarep, sulung dan bungsu Jokowi, mereka anak-anak muda kreatif. Gibran dengan usaha katering dan inovasi martabak, Kaesang dengan inovasi pisang. Keduanya komunikatif dan populer. 

"Tapi belum," kata Grace. 

Baru terpikirkan, tapi belum terucap dari bibir Grace untuk menyampaikan ajakan pada mereka.

8. Kemana-mana Bawa Watercolor

Grace NatalieGrace Natalie suka melakukan perjalanan. (Foto: Instagram/Grace Natalie)

Grace mengaku tidak memiliki apa yang namanya me time. Setelah menjadi ibu, bukan lajang lagi, katanya, me time, bersenang-senang sendiri, kadang membuatnya merasa bersalah pada anak-anaknya.

"Me time nggak ada, me time kalau pas keluar kota," katanya. 

Ia hobi watercolour.

"Ke mana-mana saya bawa satu set watercolour, cat air, kuas. Kepakai nggak kepakai, siapa tahu delay," ujarnya. "Pulang malam di hotel, tenang, saya menggambar."

Hobinya yang lain adalah, "Traveling, enjoy keluar kota, perjalanan baru, melihat orang-orangnya, pasarnya."

Ia juga suka blusukan seperti Jokowi. "Ke daerah daerah, orang-orang kita pada dasarnya baik-baik, polariasasi di medsos nggak terjadi di bawah. Ribut-ribut di medsos, karena penduduk sesuai data BPS (badan pusat statistik) pendidikan rendah, tentu mudah dipengaruhi."

9. Lupa Kapan Terakhir ke Salon

Grace NatalieGrace Natalie. (Foto: Instagram/Grace Natalie)

Grace yang tampak modis dan terawat ternyata tidak mengharuskan dirinya pergi ke salon secara rutin. Ia mengaku lebih banyak melakukan perawatan sendiri, perawatan wajah dan rambut. 

"Pernah sendirian facial di salon, membersihkan wajah, merasa bersalah meninggalkan anak," Grace tergelak ringan. 

"Ke salon terakhir kapan, lupa," katanya.

10. Jerawat di Pipi

Grace NatalieGrace Natalie. (Foto: Instagram/Grace Natalie)

Grace dengan santai menunjukkan jerawat di pipi. Ia merawat diri, namun ia juga bukan yang terlalu ribet untuk urusan penampilan. 

Ia dengan visi besar tentang Indonesia, misi mencetak pemimpin-pemimpin muda di level politik nasional. Jerawat di pipi tidak lantas meruntuhkan rasa percaya dirinya. 

11. Dikriminalisasi

Grace Natalie - Giring NidjiGrace Natalie (tengah) dan Giring Nidji (kanan). (Foto: Instagram/Grace Natalie)

Hal menyakitkan di politik, Grace menyebut ketika PSI dikriminalisasi.

"DI PSI mungkin terasa kemarin dikriminalisasi," katanya.

Pada 17 Mei 2018 Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) melaporkan PSI ke Kepolisian dan diterima oleh Bareskrim Polri dengan Laporan Polisi Nomor: LP/B/646/V/2018/ BARESKRIM.

Bawaslu menyatakan PSI telah melakukan kampanye dini, di luar jadwal yang sudah ditentukan oleh penyelenggara pemilu. Kampanye tersebut berupa pemasangan iklan oleh PSI di media cetak Jawa Pos pada 23 April 2018. 

Grace menjawab laporan itu di antaranya dengan mengajukan uji materi UU Pemilu pada pasal-pasal terkait kampanye dini Ke Mahkamah Konstitusi.

Berita terkait: Grace Natalie Melawan Lewat Mahkamah Konstitusi

Lebih dari semua itu, "Karena kebesaran Tuhan lah, kita bisa survive," katanya. "Nggak ada pelaut tangguh berlayar di tepi pantai dengan lautan tenang." []