UNTUK INDONESIA
Sanksi Sosial Jika Tidak Pakai Masker di Purwakarta
Warga Kabupaten Purwakarta, Jabar, yang kedapatan tidak memakai masker diberikan sanksi sosial, seperti memungut sampah
Warga Purwakarta, Jabar, yang tidak memakai masker melakukan kerja sosial membersihkan sampah (Foto: purwakartakab.go.id).

Purwakarta - Selain diberi peringatan, para pejalan kaki, pengendara kendaraan bermotor dan pengguna angkutan umum yang kedapatan tidak memakai masker diberikan sanksi sosial, seperti menyanyikan lagu kebangsaan, membaca teks Pancasila dan memungut sampah.

Operasi yustisi terhadap warga yang tidak memakai masker dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 dan menjalankan amanat Perbup Nomor 198 Tahun 2020 tentang pemberian sanksi administratif terhadap pelanggar protokol kesehatan dalam masa PSBB dan AKB di Purwakarta itu digelar aparat gabungan dari Forkopimda Kabupaten Purwakarta di sejumlah titik. Misalnya, di sekitar Pertokoan Pasar Juma’ah, Jalan Jenderal Sudirman, Purwakarta, 15 September 2020.

Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika, mengatakan Purwakarta saat ini masuk dalam kategori zona kuning setelah sebelumnya masuk dalam zona orange. Data penyebaran Covid-19 di Purwakarta, menurut Anne, masih fluktuatif. "Saya sampaikan bahwa hasil evaluasi sudah cukup baik. Kami (Purwakarta) dari status orange menjadi kuning. Jadi, ada penurunan resiko dari sedang ke rendah. Semoga ini bisa terus menurun dan kami akan gencar lakukan sosialisasi serta meminta warga untuk patuh," kata Anne.

Menurut Anne, kendala yang kerap dihadapi saat pandemi ini, Anne Ratna mengaku saat meminta warga untuk menggunakan masker. Berbagai alasan selalu saja dilontarkan warga ketika tak memakai masker. "Ada yang bilang lupa, kurang nyaman, dan lainnya. Ditambah budaya kita sebagai orang sunda kan sosialisasinya tinggi jadi sulit untuk tidak berkerumun. Tapi, kami terus berikan arahan," ujarnya.

Imbauan-imbauan pemakaian masker berikut dengan sanksi sosial telah dilakukan oleh tim gugus tugas sejak beberapa minggu lalu. Bahkan, sudah ada sebanyak 800 orang terdata ditindak.

Operasi ini, kata Ambu Anne, ditujukan untuk masyarakat umum sesuai dengan apa yang tercantum dalam Perbup. Apabila masyarakat tidak menggunakan masker di ruang publik, pihaknya akan memberikan sanksi administratif. Adapun penerapan sanksi administratif yaitu sanksi ringan, sanksi sedang dan sanksi berat. Untuk saat ini pihaknya masih menerapkan sanksi ringan berupa pemberian surat teguran secara tertulis.

Operasi gabungan ini juga sekaligus melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk tertib dalam menerapkan protokol kesehatan serta memberikan masker kepada mereka yang melanggar setelah dicatat terlebih dahulu.

"Jika masyarakat masih tetap melanggar setelah diperingati, maka akan diberikan sanksi sedang berupa jaminan kartu identitas dan sanksi sosial dengan memberikan rompi untuk selanjutnya membersihkan area publik agar memberikan efek jera," ujar Bupati Anne (purwakartakab.go.id). []

Berita terkait
Bupati Purwakarta Kerahkan Kader PKK Bagikan Masker
Untuk melaksanakan instrusi presiden dan peraturan bupati, Bupati Anne, kerahkan kader PKK untuk bagikan masker ke warga di wilayah Purwakarta
0
Tim Olimpiade SMA Kesatuan Bangsa Yogyakarta Dapat 5 Medali
Mewakili Yogyakarta, Tim Olimpiade SMA Kesatuan Bangsa sukses membawa pulang lima medali di ajang Kompetisi Sains Nasional tahun 2020.