Untuk Indonesia
Sambut Arus Mudik, Waskita: Tol Fungsional Batang-Semarang Sudah Tersambung
Sambut arus mudik, Waskita: tol fungsional Batang-Semarang sudah tersambung. "Semua jalan sudah tersambung dan siap dilintasi kendaraan pemudik pada H-10 untuk satu jalur dua lajur," kata Bambang Rianto.
Pekerja mengerjakan pengecoran lapisan beton proyek Jalan Tol Batang-Semarang di kawasan Simpang Susun Krapyak, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (1/6/2018). PT Waskita Karya (Persero) Tbk menyatakan, Proyek Jalan Tol Batang-Semarang dapat menjadi jalur fungsional untuk arus mudik dan balik Lebaran 2018 mulai dari ruas Batang hingga ruas Krapyak. (Foto: Ant/Widodo S Jusuf)

Jakarta, (Tagar 1/6/2018) – Direktur Operasional II Waskita Karya, Bambang Rianto memastikan, progres pembangunan jalan tol fungsional Batang-Semarang untuk menyambut arus mudik sudah 90 persen.

"Semua jalan sudah tersambung dan siap dilintasi kendaraan pemudik pada H-10 untuk satu jalur dua lajur," kata Bambang Rianto di Works Shop Km 19 Tol Cikampek, Jumat (1/6) petang.

Bambang Rianto menyampaikan perkembangan tersebut saat menghadiri acara "afternoon savety" atau pertemuan sore untuk kampanye keselamatan yang digelar Jakarta Cikampek II Eleveted.

Dia menjelaskan, dari ruas fungsional Batang-Semarang sepanjang 151 kilometer sebagian besar sudah beton rigit pavement sementara 9 kilometer masih lean concrete dan 17 kilometer sudah aspal.

Selain itu setiap 10 kilometer disediakan rest area dilengkapi mushala, toilet, dan kios BBM eceran yang disediakan Pertamina.

Disebutkan, di jalur Pemalang-Semarang itu terdapat empat tempat istirahat di Km 389, Km 407, Km 418 dan Km 420 serta tiga kantong parkir di Km 381, Km 401, dan Km 442.

“Terkait penyelesaian jembatan Kali Kuto pada ruas Tol Batang-Semarang, semua tenaga dikerahkan untuk menyelesaikan jembatan dengan desain pelengkung itu sehingga pada H-2 sudah bisa dilalui kendaraan mudik,” ujar Bambang Rianto.

Dia mengungkapkan, kualitas jalan tol fungsional itu cukup baik dan bisa dilintasi bus penumpang ukuran besar.

"Namun pengaturan soal kendaraan yang melintas diserahkan kepada kepolisian," imbuhnya.

Bambang Rianto mengingatkan, pemudik tetap berhati-hati karena ada empat titik pindah jalur karena ada pembebasan tanah yang belum selesai.

Pengusahaan Tol Batang-Semarang dilakukan melalui investasi PT Jasamarga Batang-Semarang dengan komposisi saham dimiliki oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk dan PT Waskita Karya (Persero) Tbk. (ant/yps)

Berita terkait
0
Menikmati Wisata Air Goa Sigalapang di Sudut Tobasa
Aliran sungai yang tenang dan gelap ini juga sangat panjang, sekitar 100 sampai 150 meter hingga lokasi ini menyerupai gua.
Rahasia Luna Maya dan Syahrini